Gubernur Kalbar Lantik Bupati dan Wakil Bupati Sambas Terpilih 2020

Gubernur Kalbar Lantik Bupati dan Wakil Bupati  Sambas Terpilih 2020 Dok SPN

SINARPAGINEWS.COM, PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) H. Sutarmidji S.H., M.Hum., melantik Bupati Kabupaten Sambas H. Satono, S.Sos.I., M.H., dan Wakil Bupati Kabupaten Sambas Fahrur Rofi, S.IP., M.H.Sc, Terpilih hasil Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2020, di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Senin (14/6/2021).

Pelantikan ini, berdasarkan Surat Keputusan Penetapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sambas Nomor : 785/PL.02.6-Kpt/6101/KPU-Kab/XII/2020 Tentang Penetapan Rekapitulasi Hasil Perhitungan Suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sambas Tahun 2020. Dimana pasangan H. Satono, S.Sos.I., M.H., dan Wakil Bupati Kabupaten Sambas Fahrur Rofi, S.IP., M.H.Sc., unggul dari tiga pasangan Pilkada lainnya yang meraih suara sebanyak 85.830 suara.

Dalam sambutan Gubernur Kalbar H. Sutarmidji S.H., M.Hum., berpesan kepada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sambas yang baru saja dilantik tersebut, untuk meningkatkan wisata dan kebudayaan yang ada di sambas. Menurut orang nomor satu di kalbar ini, Kabupaten Sambas memiliki potensi wisata cukup tinggi terlebih dekat dengan perbatasan.

“Saya harap di sektor pariwisata bisa dikembangkan karena adanya keterikatan budaya yang sama dengan negara tetangga Malaysia dan Brunei Darussalam sehingga jalan ke temajuk sudah bagus nantinya maka penataan situs-situs dan potensi wisata perlu di tingkatkan seperti wisata pantai temajuk. Temajuk itu wilayah yang sangat bagus jika dikembangkan bapak Santono dan wakilnya memperhatikan itu,” ungkap Gubernur Kalbar H. Sutarmidji S.H., M.Hum.

Sambungnya, Gubernur Kalbar menambahkan, untuk sektor pendidikan Kabupaten Sambas merupakan kota lahirnya para tokoh-tokoh pemikir dan ilmuan daerah dalam turut serta membangun Provinsi Kalbar. Serta menyiapkan lapangan kerja bagi para pekerja lokal.

“Sambas itu dulunya gudangnya para tokoh pemikir dan gudangnya ilmuan dalam hal segala-galanya saya berharap itu dikembalikan. Sehingga masalah pendidikan menjadi prioritas utama bupati dan wakil bupati yang baru ini, serta menyiapkan tempat-tempat lapangan kerja baru di Sambas biar masyarakat kita tidak tergantung dengan negara Malaysia disana,” harapanya.

Tak hanya itu saja, menurut Gubernur Kalbar, Nilai Tukar Petani (NTP) di Kabupaten Sambas produktifitas padi masih rendah sehingga membuat para petani belum sejahtera.

“Petani untuk sektor padi itu NTPnya baru 94 persen, ini membuat petani belum sejahtera tapi petani di palawija NTPnya sudah 100 persen bahkan lebih jadi petani tersebut sudah jauh sejahtera,” tuturnya.

Ditempat yang sama Bupati Kabupaten Sambas H. Satono, S.Sos.I., M.H., dan Wakil Bupati Kabupaten Sambas Fahrur Rofi, S.IP., M.H.Sc, terpilih mengungkapkan, akan menjalankan amanah kepercayaan dari masyarakat Kabupaten Sambas sebaik-baiknya dan mensejahterakan masyarakat Kabupaten Sambas.

“Alhamdulilah kami hari ini dilantik oleh gubernur, saya Santono dan wakil saya Fahrur Rofi akan menjalankan titipan amanah masyarakat sambas untuk lima tahun kedepan,” ungkap Bupati Kabupaten Sambas H. Satono, S.Sos.I., M.H.

Lanjutnya, untuk pesan dari gubernur yang disampaikan, dirinya akan memperioritaskan permasalahan sektor pendidikan dan pariwisata serta menjadikan Kabupaten Sambas sebagai lumbung padi.

“Kedepan bagaimana kita bisa merumuskan pontensi-pontensi lokal seperti wisata, pertanian dan pendidikan menjadikan perioritas utama kami. Dimana Kabupaten Sambas sebagai lumbung beras bagi daerah Kalbar,” tegasnya.

Dalam acara pelantikan tersebut, turut dihadiri Wakil Gubernur Kalbar Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H. beserta istri, Ketua DPRD Provinsi Kalbar M. Kebing L., dan Anggota DPR RI Dapil Kalbar Boyman Harun, S.H., serta Forkompimda Kabupaten Sambas baik melalui fisik dan daring (online).(spn/kalbar).



Editor: Red

Bagikan melalui:

Komentar