Ono Surono Optimis PDI Perjuangan Jabar Bangkit dan Menang Pileg 2024

Ono Surono Optimis PDI Perjuangan Jabar Bangkit dan Menang Pileg 2024 Dok SPN

SINARPAGINEWS.COM, INDRAMAYU – Ketua DPD PDI Perjuangan Propinsi Jawa Barat, Ono Surono, optimis jika kerja kerja tiga pilar partai yakni struktur partai, eksekutif dan legislatif, akan mampu menghasilkan perolehan suara PDIP pada pemilihan legislatif (Pileg) 2024 mendatang sesuai dengan harapan menang di Jawa Barat.

Hal itu disampaikan usai penyerahan simbolis ribuan paket sembako Ramadhan 1443 Hijriyah di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu, Selasa 26 April 2022.

Menurutnya, parameter kinerja tiga pilar partai itu, akan menjadi strategi yang terus dilakukan, mengingat saat ini PDIP di Jawa Barat memiliki 17 kepala daerah dan wakil kepala daerah yang terus menjalankan program kerakyatan dan mampu menyelesaikan permasalah yang ada, memiliki 13 anggota DPR RI, 20 Anggota DPRD Propinsi serta 207 Anggota DPRD Kabupaten/kota yang dapat menjalankan fungsi anggaran, legislasi dan pengawasan secara maksimal. Bahkan, keyakinan PDIP di Jawa Barat akan terus menjadi partai pilihan rakyat adalah sudah memiliki 120 ribu pengurus dari DPD sampai tingkat anak ranting yang mampu mendeteksi permasalahan dibawah untuk bisa dilaporkan ke legislatif dan eksekutif.

“Jika kerja tiga pilar partai tersebut sesuai dengan harapan, maka kami meyakini PDI Perjuangan akan menang di Jawa Barat pada Pileg 2024 mendatang,” katanya.

Disinggung terkait dua tokoh nasional yang merupakan kader partai yakni Puan Mahari dan Ganjar Pranowo, santer bakal maju sebagai Capres PDIP pada 2024 nanti menjadi perpecahan diinternal partai pemenang pemilu 2019. Politisi Senayan Dapil Jabar 8 ini, mengungkapkan, bahwa dinamika politik nasional akan terus dinamis, dimana dalam menghadapi kostelasi politik calon calon yang muncul akan bergerak, tetapi setelah keputusan partai melalui Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri, maka semuanya akan tegak lurus untuk mengamankan keputusan tersebut.

“Tidak akan ada perpecahan ditubuh partai setalah muncul keputusan partai terkait Capres dan Cawapres 2024 melalui keputusan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, semua akan tegak lurus,”terang Anggota Komisi IV DPR RI ini.

Ono berharap, kader partai disemua tingkat untuk tetap solid melaksanakan kerja kerja partai terutama bagi tiga pilar partai agar dapat terus menjalankan intruksi partai melalui pemetaan dan deteksi persoalan rakyat di bawah, sehingga optimisme tersebut menjadi modal bagi PDIP Jawa Barat menang Pileg dan Pilpres 2024 mendatang.

Sementara itu, menakar hasil survei nasional saat ini yang dirilis oleh Indikator Politik Indonesia, elektabilitas PDIP cenderung melemah dampak dari kebijakan pemerintah Jokowi dibandingkan dengan Partai Golkar dan Gerindra yang stabil. Namun demikian, hasil rilis Indikator tersebut masih menempatkan posisi PDIP pada level 23 persen bertengger jauh tertinggi, dibandingkan Partai Gerindra 11,4 persen disusul Partai Golkar 10,9 persen, berikutnya PKB 9,8 persen dan Demokrat 9,1 persen.

Bahkan kondisi terbaru, diperkuat oleh rilis hasil survei Charta Politika Indonesia terbaru, dimana PDIP meraih elektabilitas sebesar 24,7 persen, menyusul Partai Gerindra 11,9 persen, PKB 9,8 persen, Partai Golkar 9,2 persen, PKS 7,7 persen, Partai Demokrat 7,0 persen, dan Partai Nasdem 5,1 persen. Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya disiarkan di akun Youtube Charta Politika Indonesia, Senin 24 April 2022 kemarin.*(Har/SPN-IM)

Editor: Haris Rojangi

Bagikan melalui:

Komentar