Ketua PWI Kab Sukabumi Minta Proses Hukum Kekerasan Terhadap Wartawan Tetap Berlanjut

Ketua PWI Kab Sukabumi Minta Proses Hukum Kekerasan Terhadap Wartawan Tetap Berlanjut Dok SPN

SINARPAGINEWS.COM, KAB. SUKABUMI - Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kab. Sukabumi Asep Solihin sangat prihatin masih adanya kasus kekerasan terhadap wartawan.

Orang nomor satu di PWI ini, mengecam keras berbagai bentuk tindak kekerasan apalagi menimpa jurnalis yang tengah melaksanakan tugas profesinya.

"Persoalan pengeroyokan Ilham Nugraha, wartawan jurnalsukabumi.com, sudah sepatutnya tidak terjadi. Hal itu membuat insan pers semua sakit," tandas pria yang akrab disapa Kang Avhes kepada wartawan. Minggu 19 Juni 2022.

"Kasus seperti ini jangan sampai terulang, Jangan berhenti....!. Proses hukum tetap harus berlanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," tegasnya.

Persoalan tersebut pun bukan mengenai like atau dislike, melainkan peran dan tugas jurnalis memiliki Undang-undang pers tersendiri.

"Sebaiknya ini menjadi pembelajaran bagi masyarakat, implementasi dari UU No 40 tahun 1999. Siapa pun menghalang-halangi wartawan saat melakukan tugas jurnalistik, akan kena delik hukum sesuai pasal 18 ayat 1," terangnya.

Sementara isi pasal tersebut, kata Kang Avhes yaitu, "Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp.500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah)".

Diberitakan sebelumnya, peristiwa pengeroyokan wartawan jurnalsukabumi.com Ilham Nugraha dipukuli orang tidak dikenal saat menjalankan tugas di Palabuhanratu, Senin (13/6/2022).

Waktu itu, Ilham bersama rekan wartawan lainnya datang ke RSUD Palabuhanratu melakukan cek, ricek, dan kroscek untuk menghimpun informasi penanganan korban kecelakaan tunggal sepeda motor yang jatuh ke Sungai Cimandiri di lokasi renovasi Jembatan Bagbagan.

Selang beberapa hari setelah kejadian pemukulan itu, Polisi berhasil mengamankan dua pelaku berinisial D (26) dan B (46)

keduanya diamanakan Polres Sukabumi. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku terancam dengan pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dengan hukuman paling lama 5 tahun penjara.

Editor: Iyan Sopyan

Bagikan melalui:

Komentar