Beberapa Sekolah Di Karawang Diduga Terlibat Aksi Ekstremisme

Beberapa Sekolah Di Karawang Diduga Terlibat Aksi Ekstremisme Markus Sitanggang

SINARPAGINEWS.COM KARAWANG, - Beberapa sekolah di Karawang, Jawa Barat, diduga terlibat aksi ekstremisme.

Demikian dikatakan Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Karawang, Sujana Ruswana kepada wartawan di Kantornya.

Sebelumnya, dia menyebut 27 sekolah di Karawang terpapar umat Islam khilafah. Sujana mengatakan dua pemimpin perempuan Khilafatul Muslim di wilayah Purwakarta, Subang, Karawang (Purwasuka) dan Karawang ditangkap polisi.

Namun, setelah dicermati oleh intelijen Kesbangpol dan Polres Karawang, dipastikan puluhan sekolah tidak terpapar Khilafatul Muslim.

Menurutnya, hanya sedikit sekolah yang terpapar radikalisme. “Maka saya koreksi pernyataan bahwa sekolah itu terkena Muslim Kirafatur, tetapi beberapa sekolah di Karawan dituduh paham radikalisme, misalnya, mereka tidak mengadakan upacara pengibaran bendera merah putih,”  ujarnya.

Sujana memastikan akan memberikan pembinaan kepada puluhan sekolah yang menghadapi radikalisme ini. "Tanggal sekolah dirahasiakan untuk perkembangan selanjutnya dan tidak diungkapkan kepada wanita Muslim Khilafatul," katanya.

AKPAgustinus Manurung, Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polres Karawan, mengatakan beberapa sekolah di Karawang diajarkan paham radikalisme “Ya, apa yang disampaikan oleh Kesbangpol itu benar, tetapi tentu beberapa sekolah ini disarankan untuk memahami radikalisme, dan rencananya, bersama dengan Kesbanpol, bagaimana menangani konflik sosial.

Kami akan memberikan pembinaan ke semua sekolah dasar ( SD) berdasarkan hasil rapat tim terpadu,” kata Agustinus.(Ms)

Editor: Markus Sitanggang

Bagikan melalui:

Komentar