Ini Kiat Dede Yusuf sikapi Jutaan Pengangguran di Indonesia

Ini Kiat Dede Yusuf sikapi Jutaan Pengangguran di Indonesia Red Dede Yusuf M Effendi saat memberikan Kuliah Umum pada Mahasiswa Universitas Al-Ghifari Bandung, Jum'at (28/10/2022) di Grand Cordel Bandung. Foto: Dimas Madia.
BANDUNG, SINARPAGINEWS.COM - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Dede Yusuf Macan Effendi menjelaskan, untuk menjadi mahasiswa unggul, Universitas harus membangun kemampuan siswa diantaranya adalah spiritual, knowledge, character, atittude, integritas, networking, skill, dan criticalthinking.
 
Hal itu disampaikan dalam kuliah Umum dengan tema “Mencetak Mahasiswa Unggul Indonesia” pada Jum'at (28/10/2022) di Grand Cordela Hotel Jl. Soekarno Hatta No. 791 B saat diberi materi kuliah dihadapan peserta hadir dan ratusan Mahasiswa Al-Ghifari Bandung.
 
"Perluas akses pergaulan melalui organisasi kemahasiswaan, kembangkan bakat jalin slaturahmi dan bina koneksi dengan senior yang berhasil," kata Dede Yusuf.
 
Kegiatan Kuliah Umum ini turut dihadiri Tokoh Politik Kabupaten Bandung, Saful Bachri, Tanaga Ahli Wakil ketua Komisi X, M.A Hailuki dan para tokoh tamu undangan lainnya.
 
Selain itu, ikut hadir perintis sekaligus ketua Yayasan Universitas Al-Ghifari, Salim Iskandar, Pimpinan Universitas dan Wakil Rektor. Turut hadir berkesempatan, ketua Stikom Bandung Dedy Djamaluddin Malik.
 
Pada kuliah umum itu, Dede Yusuf juga mengingatkan mahasiswa agar bisa lulus tepat waktu sehingga sisanya bisa memanfaatkan waktu sebaik mungkin.
 
"Saat ini kita dihadapkan dengan persaingan. Musuh kalian adalah kompotitor internasional, maka kalian para pemuda, yang mengisi 50 persen penduduk dunia, berkompetisilah," tutur Dede.
 
Dede menjelaskan, seiap tahunnya 1,7 juta orang lulus diploma dan sarjana. Sementara lanjut Dede, ketersediaan lapangan kerja hanya 300 ribu, sehingga terjadi ketimpangan berdampak pengangguran.
 
Wakil ketua Komisi X, Dede Yusuf Macan Effendi saat memberikan materi kuliah umum kepada Mahasiswa Al-Ghifari Bandung, Jumat (28/10/2022). Foto: Dimas Madia.
 
"Dari 270 juta penduduk indonesia, hanya 2 persen pelaku usaha, maka saya akan mengendors anda yang mau menjadi pengusaha baru, jadilah pengusaha" tegas Dede.
 
Lebih jauh, Dede Yusuf meminta agar mahasiswa berani unjuk diri. Mulai dari hal kecil. Yakni tunjuk tangan untuk bertanya. Terbiasa menyampaikan ide dan gagasan dalam forum-forum diskusi.
 
“Dengan berani unjuk diri maka akan pintar public speaking, terbiasa berbeda pendapat, dan berpikir kritis,” tegasnya.
 
Lebih lanjut, pada kuliah umum itu, Doktor administrasi publik jebolan Unpad tersebut menjelaskan, mengarahkan kepada mahasiswa untuk selalu terukur dan proaktif mensikapi situasi dan kondisi, jangan terbawa arus kebodohan.
 

“Jika kalian bermimpi jadi pengusaha sukses, biasakan dari sekarang kumpul dengan pengusaha. Jangan tiap hari nguseup atau kumpul dengan tukang gapleh” kata Dede.

 

Jika mahasiswa sudah menetapkan mimpi, berikutnya menyusun rencana dan melakukanya tiap hari. “Dan kalian harus keluar dari zona nyaman,” tegas politikus Partai Demokrat yang juga wakil gubernur Jabar periode 2008-2013 ini.

 

 

 

 

 

 

Editor: Dimas Madia

Bagikan melalui:

Komentar