Wow Usaha Tambak Udang di Babar Hanya Bayar PBB dan BPHTB, Helwanda"Menolak Beri Data PAD

Wow Usaha Tambak Udang di Babar Hanya Bayar PBB dan BPHTB, Helwanda"Menolak Beri Data PAD Dok SPN

SINARPAGINEWS.COM, BANGKA BARAT - Ratusan kolam tambak udang di wilayah Kabupaten Bengka Barat (Babar) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) setelah beberapa tahun keberadaannya selain tidak berizin ternyata perusahaan Tambak udang Vaname ternyata hingga kini minim pendapatan bagi asli daerah setempat.

Selain minimnya wajib pajak bagi Daerah ternyata keberadaan perusahaan tambak udang Vaname diduga merusak hutan dan menganggu ekosistem alam serta menimbulkan pro kontra antar warga, bahkan tidak terlalu banyak pula menyerap tenaga kerja bagi orang lokal, ini pernah disampaikan Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dari Komisi 3 Daerah Pemilihan Bangka Barat Ir H Azwar Helmi Kepada Media Online dan Sinarpaginews.com Kamis 17 November 2022 lalu.

Sementara itu Helwanda Kepala BP2RD Pemerintah Daerah Babar ketika dikonfirmasi via WhatsApp mengenai adanya aktivitas tambak udang vaname di Babar, apakah mereka pengusaha membayar pajak utk daerah dari segi perizinan dan penjualan dikatakannya mengenai Penjualan tidak ada pajak suma yang di bp2rd cuma ada pajak pbb dan bphtb nya pak. Katanya Kepada Media Online Sinarpaginews.com Rabu (16/11/2022) lalu

Sedangkan untuk Jumlah tambak udang Vaname di Bangka Barat ada berapa keseluruhannya ada di Dinas perizinan satu pintu pak Terang Helwanda, sayangnya ketika ditanya rata rata berapa ratus juta pendapatan dari mereka (Pengusaha tambak udang.red) yang sudah membayar PBB dan BPHTB di Kas Bangka Barat yang dimaksud apa sebulan atau pertahun Helwanda tidak memberikan tanggapan atau respon sama sekali hingga berita ini terbit.

Sebagaimana dikatakan Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dari Komisi 3 membidangi pertambangan, kehutanan, serta Perikanan dan Lingkungan Hidup Bang H.Ir.Azwar Helmi untuk aktivitas tambak udang Vaname kendati sudah lama di Bangka Belitung tidak ada kontribusinya terhadap Daerah salah satunya pajak.

Sementara itu Pejabat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Ridwan Jamaluddin ketika dihubungi via WhatsApp terkait banyaknya aktifitas usaha Tambak Udang Vaname di Bangka Belitung yang rata rata belum memiliki izin serta tindakan atau bentuk sanksi hukum apa yang diberikan belum ada tanggapan kendati pesan WA sudah dibaca hingga berita ini tayang. (BG 5UPAR)

Editor: Red

Bagikan melalui:

Komentar