PERSIAPAN PEMILU 2024

Gelar Dikpol, Sekretaris Demokrat Kab Bandung: Kader harus Dicintai Masyarakat

Gelar Dikpol, Sekretaris Demokrat Kab Bandung: Kader harus Dicintai Masyarakat Red Sekretaris Umum Partai Demokrat Kabupaten Bandung, Billy Maulana Cahya saat menjadi pembicara agenda Dikpol yang digelar pada Jumat (25/11/2022), di Grand Sunshine, Soreang, Kab. Bandung. Foto
SOREANG - Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung, Saeful Bachri, melalui Sekretaris Umum, Billy Maulana Cahya menjelaskan, pendidikan politik (Dikpol) ini adalah wujud komitmen partai untuk melahirkan kader-kader terbaik. 
  
“Harapan kita melalui agenda ini, tentu agar kita mendapatkan bekal dalam melaksanakan tugas," kata Billy saat menjadi pembicara pada agenda Dikpol pada Jum'at (25/11/2022), di Grand Sunshine, Soreang, Kabupaten Bandung.
 
Dalam paparan pembuka, Billy mempershantasekan demografi negara Indonesia dari persebaran teritorial dan komposisi penduduk, perubahan cuaca, jumlah pepohonan, dan sumber kekayaan alam.
 
Selain itu, Billy membahas kondisi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, beberapa faktor kemiskinan dijelaskan pada agenda Dikpol oleh Sekreraris Demokrat Kabupaten Bandung itu.
 
"Jika negara ini ingin merdeka, sejahtera, maka harus dengan merebut kekuasaan yang bertujuan perubahan dan perbaikan, melalui pemilu 2024," tegas Billy.
 
Selain itu, Billy mengarahkan, seluruh kader harus siap dan setia memenangkan kontestasi pemilihan umum (Pemilu), pemilihan presiden (Pilpres) dan pemiliham legislatif (Pileg).
 
"Untuk pemenangan itu, kader harus meningkatkan kualitas, di hadapan masyarakat mampu memberi solusi, mengadvokasi, disukai dan dicintai masyarakat," arah Billy.
 
Lebih jauh, program dikpol ini, tutur Billy, bukan hanya hadir untuk kepentingan partai, tapi hadir untuk menyadarkan generasi bangsa bahwa berpolitik itu baik dan bernilai mulia bagi bangsa dan negara. 
 
"Melahirkan hal-hal yang bagus untuk kebaikan bangsa dan menyejahterakan bangsa, bagaimana mengurus bangsa dengan benar melalui partai ini," tegas Billy.
 
Ditempat yang sama, Wakil Ketua Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Demokrat Kabupaten Bandung, Faisal Radi menambahkan, pada dikpol tersebut seluruh kader diarahkan agar faham fungsi kepemimpinan.
 
"Pemimpin harus mampu memotivasi diri, baik dirinya maupun angotanya, itu harus dikuasai, karena seorang pemimpin itu memimpin bukan dipimpin, jika pemimpin lemah maka semuanya akan lemah, dan hancur," singkat Faisal menambahkan arahan pada dikpol tersebut.
 
Sejumlah 150 kader dan pengurus hadir, terwakili 31 Ketua Dewan Pimpinan Anak Cabang se Kabupaten Bandung dan pengurus inti Dewan Pimpinan Cabang (DPC).
 
 
 
 

Editor: Dimas Madia

Bagikan melalui:

Komentar