Pembimbing Kemasyarakatan Perhatikan Kesehatan Mental Klien Sejak di Lapas

Pembimbing Kemasyarakatan Perhatikan Kesehatan Mental Klien Sejak di Lapas Dok Humas

SINARPAGINEWS.COM, SEMARANG - Pembimbing Kemasyarakatan Madya Dian Pertiwi melakukan kunjungan ke Lapas Kelas I Semarang dalam rangka pemenuhan permintaan Litmas perkara Korupsi yang saat ini sedang menjalani pidana di Lapas Kelas I Semarang, Jumat (10/3/2023).

 petugas menemukan informasi klien terkena sakit stroke sejak klien diputus pidana dan harus opname di Rumah Sakit. Setelah sembuh klien ditahan kembali di Lapas. 

 

Sesuai dengan UU Kesehatan Nomer 23 tahun 1992, sehat adalah keadaan sejahtera baik secara fisik, mental maupun sosial tidak hanya terbebas dari penyakit yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomis.

 Ketika diwawancarai dengan PK, klien merasa terhibur dengan curhatan mengenai masalah keluarga. Klien curhat untuk mengurangi ketegangan dan kecemasan selama ditahan di Lapas.

 

 Ketika klien dipidana, klien merasa belum siap karena masih tidak terima dengan putusan yang dijatuhkan dan keyakinan klien seorang pejabat. Sebelumnya dipidana tidak pernah menderita sakit apapun yang memerlukan perawatan di rumah sakit.

 

 Karena kaget akan kasusnya maka klien menderita stroke dan di lapas terkait dengan penganggaran maka obat stroke dibawakan isterinya setiap kali kunjungan hari sabtu. 

 

Berdasarkan pasal tersebut, PK mendengarkan curhatan klien tentang masalahnya. Berdasarkan pengalaman yang dimiliki PK berusaha menenangkan klien dengan cara selalu beribadah dengan Allah senantiasa akan diridhoi Allah agar masalah yang dihadapi dapat teratasi Salah satu cara pembinaan klien mengenai kesehatan mental selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT dan selalu berfikir positif.(war/hms).

Editor: A.Wahidin

Bagikan melalui:

Komentar