Berkunjung ke Bapas Semarang, Direktur Bimkemas UKRP Berikan Penguatan Pelaksanaan Tusi

Berkunjung ke Bapas Semarang, Direktur Bimkemas UKRP Berikan Penguatan Pelaksanaan Tusi A.Wahidin

SINARPAGINEWS.COM, SEMARANG - Direktur Bimkemas UKRP Pujo Harinto memberikan penguatan pelaksanaan tugas dan fungsi Pembimbing Kemasyarakatan saat mengunjungi Bapas Semarang (27/02)

Direktorat Bimbimbingan Kemasyarakatan dan Pengentasan Anak (Bimkemas & PA), saat ini telah berganti nomenklatur menjadi Direktorat Pembimbing Kemasyarakatan Kemasyarakatan dan Upaya Keadilan Restoratif Pemasyarakatan (Bimkemas UKRP). Hadir di Semarang untuk mengikuti Monitoring dan Evaluasi (Monev) Implementasi Modul Bimbingan Lanjut untuk Klien Kasus Terorisme Berbasis Masyarakat, Community Based Correction (CBC) yang berlangsung di Hotel Aston Inn Pandanaran, Pujo Harinto selaku Direktur Bimkemas UKRP menyempatkan diri untuk berkunjung ke Bapas Semarang.

Kedatangan Pujo disambut dengan hangat oleh Kepala Bapas Semarang beserta seluruh jajaran. Kali ini merupakan kunjungan ke dua Pujo Harinto di Bapas Semarang. Semoga hal ini menjadi pemicu semangat seluruh Jajaran untuk semakin bersemangat dalam pelaksanaan tugas. Hal ini disampaikan Sarwito selaku Kepala Bapas Semarang saat menerima kunjungan. Sarwito juga melaporkan bahwasanya seluruh pelaksanaan tugas dan fungsi di Bapas Semarang telah berjalan dengan baik.

“Dalam pelaksanaan tusi di Bapas Semarang, tentunya hambatan atau kendala pasti ada, namun sampai saat ini hambatan atau kendala tersebut masih dapat kita selesaikan dengan baik,” terang Sarwito

Dalam kunjungan kalin ini, Pujo juga memberikan penguatan pelaksanaan tusi kepada seluruh petugas di Bapas Semarang. Mulai dari pelaksanaan Penelitian Kemasyarakatan (litmas) sampai dengan penanganan masalah Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH). Kedepan tantang dan tugas Pembimbing Kemasyarakatan (PK) akan semakin berat. Sejatinya, klien yang ditangani Bapas Semarang tidak hanya Klien yang akan melaksanakan integrasi.
“Seluruh Narapidana yang berada di Lapas / Rutan juga merupakan bagian dari Klien Pemasyarakatan yang harus ditangani oleh Pembimbing Kemasyarakatan,” terang Pujo
“Karena Pembimbing Kemasyarakatan harus melaksanakan pembuatan litmas, baik itu litmas perawatan, litmas pembinaan awal, maupun litmas asimilasi,” Pujo menambahkan

Bapas semarang yang memiliki 5 wilayah kerja Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Kendal, Kota Salatiga, dan Kabupaten Demak hanya memiliki 39 Petugas Pembimbing Kemasyarakatan. Jumlah Pembimbing Kemasyarakatan di seluruh Indonesia saat ini tidak sebanding dengan jumlah Klien Pemasyarakatan yang ada. Untuk mengantisipasi beban tugas yang begitu besar, para Pembimbing Kemasyarakatan nantinya akan dibantu oleh Pembantu Pembimbing Kemasyarakatan (PPK) yang berasal dari petugas Lapas / Rutan.

Editor: Red

Bagikan melalui:

Komentar