98,2 Persen ASN Pemkab Bandung Hadir Pada Apel Perdana Masuk Kerja Pasca Libur Hari Raya Idul Fitri

98,2 Persen ASN Pemkab Bandung Hadir Pada Apel Perdana Masuk Kerja Pasca Libur Hari Raya Idul Fitri Enjang Sutarna

SINARPAGINEWS.COM, KAb.BANDUNG - Sebanyak 2.057 ASN (Aparatur Sipil Negara) di lingkungan Pemkab Bandung hadir pada pelaksanaan apel perdana pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1445 Hijriah/2024 di Lapangan Upakarti Komplek Pemkab Bandung, Soreang, Selasa (16/4/2024) pagi.

Dari 2.057 ASN yang hadir itu dari 2.092 ASN yang wajib hadir di lingkungan Pemkab Bandung, sedangkan 36 ASN yang tidak hadir karena melaksanakan WFH (Work From Home) dan di antaranya ada yang sakit.

Bupati Bandung Dadang Supriatna diwakili Wakil Bupati Bandung Sahrul Gunawan mengatakan pada pelaksanaan apel perdana pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah, sebanyak 98,2 persen para ASN Pemkab Bandung hadir pada hari pertama masuk kerja pasca libur panjang Idul Fitri tersebut.

"Dari wajib hadir 2.092 ASN, dan yang hadir 2.057 ASN. Jadi sekitar 98,2 persen ASN yang hadir pada apel pertama pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal1445 Hijriah ini," kata Sahrul dalam keterangannya usai pelaksanaan apel perdana masuk kerja para ASN Pemkab Bandung di Lapangan Upakarti Soreang.

Sahrul yang menjadi inspektur upacara pada pelaksanaan apel perdana itu menilai para ASN di lingkungan Pemkab Bandung taat dan disiplin dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya.

"Para ASN Pemkab Bandung disiplin waktunya cukup baik. Yang 36 ASN melaksanakan WFH dan di antaranya ada yang sakit," katanya.

Sahrul juga mengungkapkan bahwa pihaknya akan mengikuti aturan atau kebijakan yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI terkait adanya pelaksanaan WFH bagi para ASN tanggal 16-17 April 2024.

"Kita akan mengikuti aturan dan kebijakan itu. Tetapi para ASN Kabupaten Bandung terlihat disiplin dan mayoritas masuk kerja. Walaupun ada di antaranya yang melaksanakan WFH dan sakit pada hari pertama masuk kerja tersebut," katanya.

Editor: Red

Bagikan melalui:

Komentar