Ketua DPRD Kota Bandung, H. Tedy Rusmawan, Beri Apresiasi Sekaligus Catatan untuk Braga Free Vehic

Ketua DPRD Kota Bandung, H. Tedy Rusmawan,  Beri Apresiasi Sekaligus Catatan untuk Braga Free Vehic Red

SINARPAGINEWS.COM, KOTA BANDUNG -  Ketua DPRD Kota Bandung, H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M .,mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Bandung untuk melaksanakan program Braga Free Vehicle atau Jalan Braga Bebas Kendaraan mulai akhir pekan ini.

Menurut Tedy Rusmawan, ini merupakan langkah dari Pemerintah Kota Bandung untuk merespons penurunan tingkat kunjungan wisata ke Kota Bandung. Diharapkan dengan adanya program ini dalam akhir pekan, minat wisatawan berkunjung ke Kota Bandung dapat meningkat.

“Kita apresiasi langkah yang akan dilakukan oleh Pj Wali Kota Bandung bersama jajarannya. Ini inovasi dari Pemkot Bandung merespons laporan turunnya jumlah wisatawan (okupansi hotel) di Kota Bandung berdasarkan informasi dari para GM Hotel Kota Bandung dan tentunya ini upaya dari Pemkot untuk meningkatkan minat wisawatan,” kata Tedy, seusai acara Bandung Menjawab terkait Braga Bebas Kendaraan, Senin, 29 April 2024.

Namun, Tedy mendorong agar program ini dapat disiapkan dengan matang serta melibatkan berbagai unsur lainnya agar pelaksaan Braga Free Vehicle dapat berdampak positif. Tidak hanya itu, ia pun berharap Pemkot Bandung terus melakukan monitoring dan evaluasi pada kegiatan yang rencananya akan dimulai pada Sabtu, 4 Mei 2024 mendatang.

“Ini harus betul-betul dipersiapkan secara matang. Koordinasi antara Forkopimda harus jalan, unsur kewilayahan serta masyarakat perlu didengar juga. Ini jadi momentum penataan Kota Bandung juga. Kita bisa, loh, membuat Kota Bandung jadi enakeun lagi. Kita ingin mendengar 1-2 kali dari pelaksanaan kegiatan ini dari masyarakat. Apakah ada respons positif atau ada hal yang perlu dievaluasi,” katanya.

Tedy pun menegaskan kegiatan ini dapat dijadikan proyek percontohan terkait permasalahan parkir hingga aktivitas pengamen yang kerap dikeluhkan masyrakat.

“Jadi ini termasuk penataan kota. Mulai dari penataan parkir karena ini menjadi salah satu masalah di Kota Bandung. Syukur-syukur ini bisa jadi percontohan bila dinilai efektif termasuk masalah pengamen juga yang kerap dikeluhkan masyarakat jadi ini benar-benar harus kita kawal dan evaluasi bersama-sama,” ujarnya.* 

Editor: Red

Bagikan melalui:

Komentar