Cegah Cacat Bayar, Pemohon Siap Membuka Jalan Damai bagi Para Termohon

Cegah Cacat Bayar, Pemohon Siap Membuka Jalan Damai bagi Para Termohon Dok Humas Sidang Kedua Gugatan PKPU PT Hutama Karya

SINARPAGINEWS.COM, JAKARTA - Sidang permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) kembali dilanjutkan. Kuasa Hukum Pemohon, Ni Luh Putu Aryani SH, MH mengatakan, sidang kedua masih mengagendakan pemanggilan para Termohon yaitu PT Hutama Karya (Persero) dan PT Timas Suplindo, setelah dalam sidang perdana para Termohon tidak hadir. Dari pihak Pemohon dihadiri oleh beberapa pihak terkait dengan bukti-bukti yang lengkap untuk dihadirkan dalam persidangan. 

"Sidang kali ini selain pemanggilan para Termohon, kami juga menghadirkan bukti-bukti," ujar Ni Luh Putu Aryani, Senin (20/5/2024).

Aryani menambahkan, sebelumnya Pemohon melalui kuasa hukumnya telah mendapatkan surat undangan dari kuasa hukum Termohon.

"Kami tidak hadir memenuhi undangan karena pada prinsipnya perkara sudah masuk ke Pengadilan, namun apapun keinginan mereka sampaikan saja di Pengadilan misalnya jika ingin damai, kami pun siap membuka pintu damai," jelas Ni Luh Putu Aryani.

Ditempat yang sama, perwakilan dari CV Adi Kencana Buana Raya, Rony membenarkan perihal undangan dari Termohon untuk melakukan pertemuan. Namun karena sudah masuk ke Persidangan, ia berharap para Termohon memenuhi terlebih dahulu agenda sidang.

"Dalam perkara ini, sesungguhnya kami juga menghindari cacat bayar dari pihak Termohon. Namun pembahasan soal pembayaran sebaiknya dibicarakan dalam agenda persidangan," jelasnya.

Sementara itu, Direktur Duta Sarana Mandiri, H. Nasan yang juga sebagai Pemohon dalam perkara ini menegaskan bahwa pihaknya hanya ingin meminta sisa utang yang belum dibayarkan.

"Saya hanya minta sisa hasil kerja saya dibayarkan berikut bunga berjalan," tutupnya. (***)

 

Editor: Chairul

Bagikan melalui:

Komentar