Pj. Bupati Drs Arsan Latif M.Si : PPDB Jangan Ada Tekanan, Harus Bebas KKN dan Pungli

Pj. Bupati Drs Arsan Latif  M.Si : PPDB Jangan Ada Tekanan, Harus Bebas KKN dan Pungli Ibrahim

SINARPAGINEWS.COM, KAB.BANDUNG BARAT - PPDB adalah rangkaian kegiatan tersistematik dirancang untuk mengatur penyelenggaraan PPDB mulai dari persiapan (prapendaftaran), pengumuman pendaftaran, penyerahan dokumen persyaratan, seleksi hingga batas kuota daya tampung yang sudah di tentukan. Adapun pengumuman hasil seleksi adalah dilaksanakan secara terbuka,hingga daftar ulang.

Penyelenggaraan PPDB dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akun tabel,dilaksanakan pada setiap tahun, dimulai pada awal bulan Juni.

Dinas Pendidikan ( Disdik ) Kabupaten Bandung Barat (KBB) Lounching Aplikasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB ) Online di SMPN 2 Ngamprah Padalarang (pada hari Jum’at lalu.

Dihadiri tamu undangan unsur Forum Komunitas Pimpinan Daerah ( Forkopimda ) Kabupaten Bandung Barat(KBB),Kapolsek Padalarang,Danramil,Ketua PWI’KBB,Ketua Ormas,Ketua,MKPS,Ketua MKKS,Ketua KKPS,Ketua K3S serta Kepala SMP Negri dan perwakilan Komite SD dan SMP,Bandung Barat.

Dalam kata sambutannya PJ.Bupati Bandung Barat”Drs.Arsan Latif,M.Si menyatakan; “Prinsip pelaksanaan PPDB dilakukan tanpa diskriminasi, yang bertujuan memberikan kesempatan yang adil dan sebesar besarnya bagi peserta didik untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas dengan tidak menjadikan keterbatasan ekonomi maupun kondisi disabilitas sebagai penghalang.

Lanjut PJ Bupati KBB Arsan Latif menyebutkan ”dalam pelaksanaan PPDB, Pemda diberi keleluasaan dalam menentukan formula terbaik sesuai kondisi wilayahnya. Hal ini dikarenakan Pemerintah Daerah yang paling mengetahui bagaimana kondisi serta apa yang menjadi kebutuhan terkait penyelenggaraan Pendidikan didaerah masing-masing.Kemendikbudristek mendukung Pemda untuk melakukan koordinasi, terhadap pelaksanaan teknis “PPDB” demi perbaikan pelaksanaan “PPDB” di daerahnya masing-masing, imbuhya.

Meskipun masih ditemukan tantangan,beberapa Kemendibudristek juga telah memotret beberapa praktik baik yang dilakukan Pemerintah Daerah. Sebagai contohnya adalah dengan melakukan pakta integritas bersama antara seluruh pimpinan musyawarah daerah, kepala sekolah, LSM, dan tokoh masyarakatagar pelaksanaan “PPDB” berlangsung tanpa tekanan, bebas dariaKKN, dan pungli.

Mudah-mudahan “PPDB” di Kabupaten Bandung Barat, dapat berjalan dengan lancar tanpa ada masalah yang berarti. Terimakasih kepada semua pihak yang telah dan akan mendukung “PPDB” Kabupaten Bandung Barat transparan dan akuntabel. Dalam sambutan terakhir “Launching PPDB online” bagi siswa yang berprestasi bukan hanya di berikan “reward” saja tapi diberi uang bagi siswa sendiri agar lebih semangat dalam Akademiknya,karena anggaran cukup besar dari anggaran, tegas Arsan Latif.

Dikesempatan yang sama Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) KBB, Asep Dendih kepada awak Media saat ditemui beliau menyatakan, dengan dibuatnya fakta integritas menggambarkan bahwa penyelenggaraan PPDB harus sesuai dengan aturan jadi tidak ada intimidasi tidak ada titipan dan lainnya.

Sistem yang dilakukan tetap menggunakan empat jalur pendaftaran yaitu jalur zonasi sebanyak 50 persen, afirmasi 20 persen, jalur perpindahan tugas orang tua 5 persen dan jalur prestasi sebesar 25 persen.

Selanjutnya, mengenai daya tampung, dirinya menjamin bahwa untuk SMP sebanyak 14.400 siswa, itupun pada PPDB 2023 hanya terpenuhi 11.000 siswa. Untuk di KBB saat ini terdapat 67 SMP Negeri jika ditambah dengan swasta totalnya 200 sekolah. Sementara untuk SD terdapat 635 SD berstatus negeri dengan swasta totalnya menjadi 690, ujarnya.

Sementara itu, mengantisipasi munculnya persoalan jaringan internet terkait dengan PPDB secara online, Asep menyebutkan, sudah melakukan antisipasi salah satunya dengan mengumpulkan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) dan Kelompok Kerja Pengawas Sekolah (KKPS)

“Kami semua stakeholder di Disdik melalui KKPS dan K3S sudah membahas soal antisipasi blank spot yang tidak terakomodir oleh online,” ujar kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat di acara Launching PPDB Online.(Him/red).

Editor: A.Wahidin

Bagikan melalui:

Komentar