Gelar Pendidikan Politik, Saeful Bacri: Pemimpin Harus Peduli Masyarakat

Polkum - Senin, 14 November 2022

221114132829-gelar.jpg

Foto : Red

Ketua Dewan Pertimbangan DPD Demokrat Jabar, Dede Yusuf M Efendi didampingi Ketua DPC Demokrat Kab. Bandung, Saeful Bachri bersama jajaran pengurus DPC dan DPAC se Kabupaten Bandung, Sabtu (12/11/2022) di Grand Sunshine, Soreang, Kabupaten Bandung.

BANDUNG,SINARPAGINEWS.COM - Sejumlah pengurus DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung mengikuti acara pendidikan politik di Hotel Grand Sunshine Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (12/11/2022) kemarin.

 

Acara tersebut dikemas dengan sesi pertanyaan dan dialog yang dihadiri oleh pengurus DPC dan ketua DPAC se-Kabupaten Bandung. Pada sesi dialog dan pembekalan, acara dipimpin oleh Ketua Dewan Pertimbangan DPD Demokrat Jabar, Dede Yusuf Macan Effendi.

 

Ketua DPC Demokrat Kabupaten Bandung, Saeful Bachri mengatakan, pendidikan politik begitu penting bagi seluruh kader dan jajaran untuk bekal mereka menjalankan tugasnya, terlebih menurutnya, saat ini mendekati tahun politik.

 

“Alhamdulilah, kami bisa ikut serta dan menghadiri acara itu kemarin bersama jajaran dan kader, juga sekaligus dijadikan ajang silaturahmi,” ujar ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung, Saeful Bachri kepada sinarpaginews.com, Minggu (13/11/2022).

 

Dalam acara tersebut, juga dimanfaatkan sebagai wadah kaderisasi untuk memperkuat ideologi kader dalam rangka meningkatkan kualitas kepemimpinan kader.

 

“Kita juga dibekali pendidikan politik menuju Demokrat Jabar Juara. Dan meningkatkan kualitas kepemimpinan kader-kader partai. Setiap kader dan para pimpinan harus menguasai kemampuan jiwa sosial, kita harus peduli kepada masyarakat, itulah tujuan tugas kita," tandas Saeful.

 

Seperti yang dibahas pada materi pembekalan yang dibahas oleh Dede Yusuf Macan Effendi, menurutnya, Demokrat mengedepankan sosoknya dekat dengan masyarakat.

 

"Saya gini-gini pernah menjadi wakil gubernur, anggota legislatif 3 periode, dan saya pernah menjadi artis terkenal," kata Dede dihadapan peserta hadir pembekalan politik.

 

Meski begitu, Dede menegaskan, dirinya tidak pernah mengabaikan keluhan masyarakat. "Apa yang bisa langsung saya bantu, ya saya bantu, ada banyak ibu-ibu yang mengeluh kepada saya, saya dengarkan, tidak saya katakan itu bukan urusan saya," kata Dede.

 

Selain itu, para jajaran dan kader diarahkan Dede agar selalu mendengar keluhan masyarakat, menampung dan mengkordinasikan kepada pimpinan, tidak boleh tidak mendengar masukan mereka.

 

"Jangan pernah sombong menjadi pemimpin, posisikan bahwa kita adalah pemimpin bukan pimpinan, kitalah yang memimpin bagaimana masyarakat bisa maju, terpenuhi hak dan kebutuhannya," katanya.

 

 

 

 

 

 

 

Penulis/Pewarta: Red
Editor: Dimas Madia
© sinarpaginews.com 2022