Kakanwil Kalsel Faisol Ali Hadiri Kajian Ustadz Abdurrahman di Lapas Narkotika Karang Intan

Polkum - Senin, 6 Maret 2023

230306113837-kanwi.jpg

Foto : Dok SPN

SINARPAGINEWS.COM, KALSEL - “Sebagai umat beragama, tidak henti kita selalu bersyukur kepada Allah. Tujuan dari kegiatan ini yakni meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah,” ujar Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kalimantan Selatan Faisol Ali dalam sambutan pembuka.

Lebih lanjut orang nomor satu di Kantor Wilayah ini menambahkan, kegiatan ini juga bentuk reintegrasi sosial yang saat ini gencar kita galakkan. Masuk di Lapas Narkotika Karang Intan sebagai Warga Binaan dan saat bebas nanti menjadi pribadi yang lebih bernilai, menjadi santri.

Faisol Ali juga menyinggung persiapan WBP Lapas/Rutan di Kalimantan Selatan untuk mengikuti lomba Musabaqah Tilawatil-Qur'an (MTQ) tingkat Nasional, dalam rangka semarakkan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-59 tahun 2023, dan berharap akan ada perwakilan Warga Binaan dari Kalimantan Selatan yang mengikuti MTQ tersebut.

Ustadz Abdurahman dalam ceramahnya meminta seluruh jamaah yang hadir agar senantiasa beribadah kepada Allah, melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi segala yang dilarang.

“Maksud Allah menciptakan manusia dengan tujuan seperti yang terdapat pada Quran Adz Dzariyat ayat 56 yang berbunyi : dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku,” tuturnya sampaikan ceramahnya.

Ustadz juga berpesan jika ingin semua yang dikerjakan terhitung sebagai amal ibadah, maka lakukan seperti yang telah diteladankan Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam (SAW). Barang siapa mencintai Allah, maka ikutilah sunah Rasulullah.

Safari dakwah Ustadz Abdurahman yang ke 274 dari 16 Kantor Wilayah yang dirinya telah lakoni ini, juga banyak bercerita perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW dan hikmah yang bisa diambil dari perjalan tersebut untuk diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Lapas (Kalapas) Narkotika Karang Intan Wahyu Susetyo menuturkan, kajian dan doa bersama ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian yang diselenggarakan Lapas untuk Warga Binaan. Memperbaiki dan memperbaharui mental serta tingkah laku Warga Binaan melalui tausiah yang disampaikan penceramah.

“Tausiah yang disampaikan Ustadz Abdurahman ini, bagian dari bimbingan kepribadian untuk membina mental Warga Binaan, diharapkan mereka memiliki kepribadian yang sehat, akhlak yang terpuji dan bertanggung jawab dalam menjalani pembinaan dan kehidupan yang baru saat bebas nanti,” tururnya.

Menjelang bulan ramadan, Kalapas juga berharap seluruh Warga Binaan menjaga kesehatan dan keimanan sehingga dalam menjalankan ibadah puasa nanti bisa optimal, dengan memperbanyak ibadah-ibadah sunah selain ibadah wajib, khusyuk menjalankan ibadah shalat taraweh dan tadarus di masjid setiap malamnya.

Kajian bersama Ustadz KH. Abdurahman ditutup dengan do'a bersama seluruh jamaah yang hadir di Masjid At-Taubah.

Selepas Kajian, Kalapas Narkotika Karang Intan, Wahyu Sustetyo beserta Kakanwil, Faisol Ali dan Ustadz Abdurrahman berkeliling area Sarana Edukasi dan Asimilasi (SAE) Karang Intan.

Sarana Edukasi dan Asmiliasi (SAE) Lapas Narkotika Karang Intan terdapat berbagai hasil program kemandirian pemasyarakatan seperti pembudidayaan ikan hingga perkebunan.

Terlihat Kakanwil Faisol Ali didampingi Kalapas Karang Intan bersama Ustadz Abdurrahman melihat secara langsung area SAE Karang Intan tersebut.

Kakanwil Faisol Ali mengapresiasi program kemandirian pemasyarakatan yang sangat bermanfaat untuk warga binaan agar lebih mandiri setelah menyelesaikan masa tahanan kelak.

Setelah berkeliling area SAE, Kakanwil, Kalapas dan Ustadz Abdurrahman bersantai di area pendopo sambil bersantai dan bercengkerama menikmati jamuan buah-buahan.

Penulis/Pewarta: red spn
Editor: Red
© sinarpaginews.com 2023