Puting Beliung Kembali Melanda Tiga Desa Di Kecamatan Tukdana Indramayu

Ragam - Sabtu, 27 Januari 2024

240127093043-putin.jpeg

Foto : Red

SINARPAGINEWS.COM, INDRAMAYU – Angin puting beliung kembali mengamuk di Indramayu, Akibatnya sebanyak 67 rumah mengalami kerusakan, mulai dari rusak ringan, hingga rusak berat. Bahkan dua bangunan ambruk rata dengan tanah. pada Rabu (24/1/2024) petang.

Dari data yang dihimpun tercatat ada tiga Desa di Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat dilanda angin puting beliung, yakni Desa Kerticala, Sukamulya, dan Gadel. Selain merusak bangunan, angin puting beliung membuat sejumlah pohon di sekitar jalan raya tumbang. Bahkan sejumlah aspal yang berada di bahu jalan, terangkat pohon tumbang.

Menurut salah satu warga, Sasiman mengungkapkan, sebelum angin puting beliung melanda Tukdana, hujan deras melanda kawasan tersebut.

"Kemarin sore jam empat itu ada hujan lebat terus tiba-tiba ada angin beliung, disertai hujan lebat, saya mau lari, lari ke mana? Anginnya kencang, dan hujan lebat," ungkapnya kepada Beritasatu.com, Kamis (25/1/2024).

Sasiman mengatakan, kerusakan terjadi pada atap rumahnya. "Yang rusaknya genting terbang, sebagian di rumah, 75 persen di bengkel, saya mengungsi soalnya pada bocor semua, terus takut ada lagi," katanya.

Camat Tukdana, Roehaenah membenarkan, puting beliung tersebut melanda tiga desa yang ada di Kecamatan Tukdana.

"Kejadiannya kemarin sore, sekitar pukul 16.00 WIB terjadi hujan deras disertai angin kencang kemudian berdampak pada tiga desa di Kecamatan Tukdana," ujarnya, usai meninjau lokasi kejadian.

Dari tiga desa tersebut, lanjut Roehaenah, sedikitnya 67 rumah terdampak, dan dua rumah ambruk.

"Totalnya kira-kira sekitar 67, yang parah ada dua rumah, di Desa Kerticala dan Sukamulya, untuk korban tidak ada," lanjutnya.

Meski puluhan rumah mengalami kerusakan, pemerintah setempat belum melakukan relokasi dan evakuasi warga, karena sejumlah warga telah mengungsi terlebih dahulu ke rumah saudaranya.

"Untuk relokasi belum ada, karena sifatnya masih ringan, sebagian ada yang mengungsi ke tempat saudara," ucapnya.

Penulis/Pewarta: Haris Rojangi
Editor: Haris Rojangi
© sinarpaginews.com 2024