Warga Seputar Aliran Sungai Kabupaten Indramayu Dikepung Banjir Luapan Sungai Cimanuk dan Cipunagara

Warga Seputar Aliran Sungai Kabupaten Indramayu Dikepung Banjir Luapan Sungai Cimanuk dan Cipunagara Ismet spn

INDRAMAYU - Ribuan rumah di wilayah Kabupaten Indramayu Jawa Barat yang berda di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) terendam banjir, sejak Minggu, 07 Februari 2021, Kemarin hingga saat ini, Senin (8/2/2021) pukul. 12.00 WIB.

Banjir tidak hanya terjadi di wilayah Kecamatan Haurgeulis, Losarang atau Indramayu bagian Barat sekitarnya, namun juga terjadi di wilayah Indramayu Timur maupun kota yang dialiri sungai.

Bahkan saat ini banjir sudah mulai masuk ke halam rumah bupati Indramayu terpilih Nina Agustina Da'i Bachtiar di wilayah Losarang Indramayu.

Banjir dipicu hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Indramayu sejak Minggu (07/02/2021) dini hari hingga Senin (08/02/2021) siang ini, akibatkan banjiir dan warga siaga khususnya diseputar wilayah yang di aliri sungai.

Sebelumnya, Kasi Kedaruratan Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu, Abdul Fatah mengatakan banjir yang terjadi di desa Cipancuh, Kecamatan Haurgeulis sejak Minggu, (07/02/2021) kemarin. karena intensitas hujan yang tinggi .

"Kita masih mendata jumlah rumah yang terendam banjir. BPBD Kabupaten Indramayu akan berkoordinasi dengan Pemerintah desa dan Kecamatan untuk langkah penanganan banjir," kata dia.

Sementara dari hasil data yang kami kumpulkan di lokasi berikut beberapa wilayah yang terkena banjir akibat meluapnya sungai baik sungai Cimanuk maupun Cipunagara dan sekitar wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) di Kabupaten Indramayu yang kami rangkum dari berbagai sumber termasuk dari petugas BPBD Indramayu.

“Wilayah Mekarjati Haurgeulis, yang parah desa Tumaritis blok Karang Sambung, disana satu desa tenggelam dampak luapan dari kali Cipunagara Subang.”kata Haryani,Petugas BPBD Indramayu, kepada awak media. Senin (8/2/2021).

“Di tumaritis lokasi paling parah terkena banjir kiriman dari sungai Cipunegara dari mulai blok 1 sd blok 7, blok kuburan air mencapai 3 meter, tidak ada korban jiwa, saat ini petugas dr BPBD dibantu basarnas Cirebon sedang mengevakuasi 19 warga yg masih kejebak banjir di tumaritis. Selain itu, di desa rajaiyang ketinggian air siang ini mencapai, 80 cm sampe 1 meter.” Petugas BPBD Indramayu, Senin (8/2/2021).

Dari data yang kami terima saat ini banjir terjadi, di wilayah Tumaritis Haurgeulis Subang, terjadi juga, Tanggul Blok Cilengkong desa Pilangsari Jatibarang yang jebol,Bendungan Bojong sari kecamatan Indramayu meluap, debit air di Bendung bangkir tadi pagi terus mengalami kenaikan, dan hal ini juga mengakibatkan Tol Cipali dan pantura lumpuh tidak bisa dilewati kendaraan karena terendam banjir. Dan jalan raya pantura Subang Losarang sampai sekarang masih terendam banjir mencapai 80 cm.

“Exit Tol Cipali lumpuh tidak bisa dilewati kendaraan karena banjir di wilayah Kertajatinya. Dan jalan raya pantura Subang Losarang sampai sekarang masih terendam banjir mencapai 80 cm.”terang salah satu petugas lantas.(Har/SPN-IM)

Editor: wry

Bagikan melalui:

Komentar