ASN Dilarang Mudik 6-17, Bagi Yang Tidak Taat Dikenai Sanksi Hukuman Beŕat.

ASN Dilarang Mudik 6-17, Bagi Yang Tidak Taat Dikenai Sanksi Hukuman Beŕat. Markus Sitanggang Kepala Badan BKSDM Karawang, Asep Aang Rahmatullah

SINARPAGINEWS, KARAWANG,-Bagi Pegawai negeri sipil atau paratur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Karawang dilarang mudik 6-17 Mei 2021.

Bagi ASN yang tidak taat akan diberi sanksi hukuman disiplin mulai pemotongan gaji hingga pemecatan. "Sesuai dengan Surat Edaran Menpan RB, kita dilarang mudik," kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Karawang Asep Aang Rahmatullah di kantornya pada wartawan, Selasa (20/4/2021).

Ia mengatakan, sesuai Keputusan Presiden Nomor 7 tahun 2021 tentang Cuti Bersama ASN dan Surat Edaran Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Nomor 8 tahun 2021, cuti bersama hari raya Idulfitri 1442 Hijriah pada 12 Mei 2021 dan cuti bersama hari raya Natal pada 24 Desember 2021.

Menurut Aang, surat edara Mempan RB menyebutkan pegawai ASN dan keluarganya dilarang bepergian ke luar daerah, mudik, dan atau mengajukan cuti pada 6-7 Mei 2021.

Akan tetapi, jika dalam keadaan darurat. ASN wajib mendapat izin tertulis dari pejabat pembina kepegawaian, yakni Bupati Karawang.

Meski begitu, ASN yang diizinkan melakukan perjalanan ke luar kota harus memperhatikan peta zonasi risiko penyebaran Covid-19 yang ditetapkan satuan tugas penanganan Covid-19. "Kalau tidak taat akan diberi sanksi hukuman disiplin sesuai perundang-undangan, mulai dari ringan berupa teguran, sanksi sedang pemotongan gaji hingga berat berupa pemecatan," katanya.

Pengecualian larangan cuti tersebut yakni cuti melahirkan, sakit, dan atau cuti karena alasan penting bagi ASN. Cuti tersebut tidak ditandatangani kepala perangkat daerah, namun ditujukan kepada BKSDM untuk mendapat persetujuan dan penetapan sekretaris saerah (sekda), selaku pejabat yang berwenang. (Ms)

Editor: Markus Sitanggang

Bagikan melalui:

Komentar