Polemik Pengelolaan Lahan Parkir di Pasar Kosambi Kota Bandung Belum ada Penyelesaian

Polemik Pengelolaan Lahan Parkir di Pasar Kosambi Kota Bandung Belum ada Penyelesaian Dok SPN

SINAR PAGI NEWS, KOTA BANDUNG – Polemik Pengelolaan lahan parkir di Pasar Kosambi Kota Bandung yang beralamat di jalan Jendral Ahmad Yani No.221-223 Kebon Pisang Kecamatan Sumur Bandung Kota Bandung Jawa Barat belum menemui penyelesaian rupanya Wali Kota Bandung masih belum menanggapinya.

Pasalnya, dua kubu pengelola yakni, CV. Mandiri Pratama sebagai pengeola lahan parkir lama dan PT. Atmosfir Kreasi Mandiri sebagai pengelola lahan parkir baru, sama-sama mengakui memiliki Perjanjian Kerja Sama (PKS).

Pihak CV. Mandiri Pratama telah melakukan kerjasama dengan PD Pasar Bermartabat Kota Bandung dengan PKS No. 511.2/307A PD,PB/2009.

Sedangkan PT. Atmosfir Kreasi Mandiri diketahui telah melakukan kerjasama dengan Perumda Pasar Juara Kota Bandung yang dibuktikan dengan PKS Nomor 027/PKS 06a-PERUMDA.PJ/2021.

Terkait Polemik Pengelolaan lahan parkir di Pasar Kosambi Kota Bandung, Direktur Utama Perumda Pasar Juara Kota Bandung Herry Hermawan sampai berita ini diturunkan belum memberikan keterangan dan awak mediapun rupanya susah untuk menemuinya.

Sementara kepala Pasar Kosambi Kota Bandung, Setie Sahreza saat dimintai keterangan terkait hal tersebut dirinya mengaku tidak tahu menahu urusan pergantian pengelola lahar parkir yang saat ini jadi perbicangan publik sungguh ironis.!

Setie Sahreza, Kepala Pasar Tradisional Kosambi Kota Bandung

“Pas kejadian ada eksekusi saya baru tahu, karena untuk SPK dari pengelola parkir yang baru juga saya tidak menerima dan saya pertanyakan ke pusat itu sudah menjadi kebijakan pusat masalah penggatian pengelola parkir katanya, sementara tugas saya disini hanya menjalankan kebijakan yaitu oprasional pasar saja  kalau masalah itu saya tidak tahu sama sekali bener dan tidak pernah tahu dari awalnya juga ” jelas Reza. (Rabu 28/2021).

Ketua Persatuan Pedagang Pasar Kosambi (P3K) Zulkarnaen mengatakan “disini yang salah menurut saya bukan yang lama dan yang baru tetapi yang salah yang punya lahan dan manajemen pasar pihak terkait, seharusnya pihak Perumda pasar dan  jajaranya memberikan lagi peluang kepada pengelola lama harusnya di tanya lagi sanggup tidaknya dibicarakan lagi baik baik mungkin yang lama juga memahami kalaupun ada  yang harus di benahi.

Sementara setahu informasi yang  saya dapat tiba tiba ada pihak pengelola baru yang belum tahu situasi dan kondisi dipasar ini.”ungkapnya.

Sementara dengan tergenangya air di basment pasar, Zulkarnaen juga mengeluhkan,mungkin kalau terus dibiarkan seperti itu akan berdampak buruk dan mengundang penyakit apa lagi sekarang ini lagi menyebarnya virus Covid dimana mana, permintaan kami parapedagang pasar kosambi, yaa untuk konplik pengeloaan lahan parkir di Pasar Kosambi Bandung cepat di selesaikan jangan berlarut larut dan masalah dampak banjir juga cepat di tanggapi oleh pihak yang terkait. ”tandasnya.

 

 

Editor: Red

Bagikan melalui:

Komentar