Kembangkan Desa Wisata Berbasis Alam dan Budaya

Bupati Bandung Dadang Supriatna Bertemu dengan Tokoh Jawa Barat Eka Santosa

Bupati Bandung Dadang Supriatna  Bertemu dengan Tokoh Jawa Barat Eka Santosa Dok SPN

SINARPAGINEWS,KAB BADUNG -  Bupati Bandung Dadang Supriatna yang biasa disapa Kang DS, dalam kunjungan kerja perdana setelah dilantik kunjungi kawasan ekowisata dan budaya Alam Santosa di Desa Cikadut Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung Kamis (6/5/2021).

Berdialog langsung dengan tokoh Jawa Barat Eka Santosa, kegiatan tersebut dalam konteks pengembangan  desa dan kepariwisataan yang berbasis budaya khusunya di Kabupaten Bandung.

Sebelum tiba di Alam Santosa Kang DS baru saja melucurkan Bedas Smart Tourism, Program Ameng (aya seratus macem wisata enggal di Kabupaten Bandung), dan outlet UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah), di destinasi wisata baru Cicalengka Dreamland Desa Tanjungwangi Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung.

“Saya mengapresiasi aktivitas Kang Eka Santosa selaku tokoh nasional, beliau sangat peduli terhadap pelestarian alam dan lingkungan, termasuk mengembangkan kepariwisataan desa,” kata Dadang Supriatna sesaat usai berdialog cukup  intensif dengan Eka Santosa yang juga dihadiri puluhan aktivis lingkungan dan budaya yang tergabung dalam berbagai forum dan komunitas.

Eka Santosa dan jajarannya dalam dialog ini, kepada tamunya memperkenalkan berbagai elemen masyarakat di seputar Gerakan Hejo di Kabupaten Bandung dan Jawa Barat, yang selama ini secara intens di beberapa desa mempertahankan dan mengembangkan unsur dan peranan  budaya dalam kegiatan kepariwisataan. Hadir hari itu di Alam Santosa, unsur masyarakat seperti LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan), Pegiat Keparawisataan ‘Sahabat Desa’, unsur Karang Taruna di Kecamatan Cimenyan, kompononen masyarakat adat yang diwakili Abah Ilin Dahsyah (86) dari Desa Lamajang, Cikondang, Pangalengan, beserta beberapa Kepala Desa, dan unsur dari pemerintahan setempat.

“Terpenting kehadiran Kang DS yang saya kenal ‘bedas’ sehingga ia tangguh dan terpilih menjadi bupati bandung, bersama berbagai forum dan komunitas yang selama ini gereget ingin ngabret mengembangkan kepariwisataan di Kabupaten Bandung, hari ini merasa terwadahi. Wujudnya nanti diperkerap melalui pertemuan lanjutan  di Alam Santosa,” jelas Eka Santosa dengan menambahkan – “Caucus lintas komunitas dan forum ini harus produktif, pok pek prak, memajukan Kabupaten Bandung.”

Hari itu pula secara khusus ADM Perum Perhutani KPH Bandung Utara Usep Rustandi,  dan ADM Perum Perhutani KPH Bandung Selatan Tedy Sumarto, diketahui selama ini wilayah dari dua pimpinan lembaga  yang selama ini wilayahnya termasuk 122 titik destinasi wisata,  yang akan digarap lebih lanjut oleh pasangan DS dan Sahrul Gunawa, memberikan pandangan atas suksesnya pertemuan ini menjadi dialog produktif di Alam Santoisa:

“Konstruktif dan kondusif adanya dialog ini. Desa dalam konteks pengembangan keparawisataan kini dan mendatang, semakin menantang untuk terus digarap.  Positifnya, para pegiat ini tampak makin  intensif menggarapnya dengan masyarakat. Terbukti, mereka  mampu mandiri mengembangkan konsep desa wisata selama ini,” ujar Tedy Sumarto. 

HM Arifin, Wakil Ketua Paguyuban LMDH Jawa Barat yang sehari-hari berkegiatan di Bandung Selatan, kepada redaksi memberikan penilaian atas terjadinya  dialog dari para pegiat keperiwisataan di level perdesaan, yang akhirnya mengerucut ke pertemuan Kang DS dan Eka Santosa.

“Kita  harus bersinergi secara nyata, demi mengembangkan kepariwisataan di perdesaan. Sekaligus harus mampu melestarikan keberadaan hutan, bukan mengeksploitanya secara berlebihan. Intinya, leuweung hejo rakyat ngejo (hutan lestari, kebutuhan dasar rakyat terpenuhi), ” tutupnya.  (spn/Heri)       

Editor: Red

Bagikan melalui:

Komentar