Visto Atoz Community (VACt)

Momentum Syawalan, VACt Chapter Bandung Gelar Kopdar Terapkan Prokes Covid-19

Momentum Syawalan, VACt Chapter Bandung Gelar Kopdar Terapkan Prokes Covid-19 Asep Ruslan VACt Chapter Bandung Gelar Kopdar di Carrefour Kiaracondong Bandung (Foto: Andrie)

SINARPAGINEWS, KOTA BANDUNG - Di tengah keterbatasan karena kondisi pandemi Covid-19 masih berlangsung di tanah air. Tapi hal itu tidak menghentikan komunitas pemilik mobil keluaran Korea yang tergabung dalam Visto Atoz Community (VACt) Chapter Bandung untuk tetap aktif menjalin tali silaturahmi di antara anggotanya.

Dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat 5M seperti: Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun di air mengalir atau pakai Handsanitizer, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan dan Membatasi mobilitas. Kopdar dalam rangka Halal Bihalal setelah satu bulan menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1442 hijriah, di gelar di Carrefour Kiaracondong Jl. Soekarno-Hatta No. 526 Kota Bandung, Minggu (30/5/2021).

 

Kegiatan Car Coaching Clinic VACt Chapter Bandung (Foto: Bayu)

Kegiatan diawali dengan berkumpul kopdar di Lapangan Parkir Carrefour Kiaracondong Bandung pada pukul 15.00 WIB dengan melaksanakan protokol kesehatan dan pengecekkan suhu tubuh untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Juga pengurus menghadirkan “Car Coaching Clinic” dari Bengkel Abadi Jaya (Mekanik Muhammad Alwi) yang bertujuan memberikan konsultasi dan servis gratis untuk anggota VACt Chapter Bandung yang hadir.

Pembina VACt Chapter Bandung, Papay mengatakan, bahwa pandemi membawa dampak besar terhadap rencana agenda komunitasnya. Tetapi tantangan tersebut, perlu dihadapi dengan berbagai solusi yang baik dan tepat.

“Di tengah situasi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung seperti saat ini, kami bertekad untuk tetap memperkuat koordinasi dan silaturahmi dengan berbagai kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi banyak orang,” kata Papay.

 

Asep Ruslan Presiden PAD & Hidayati Ketua Umum PIPAD (Persatuan Isteri PAD) hadir dalam Kopdar (Foto: Hida)

Oleh karena itu, dalam setiap acara Kopdar dan Touring VACt Chapter Bandung yang digelar, Papay menekankan untuk menjaga kesehatan diantara anggota dan keluarganya. Contohnya selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan 5M.

"Karena selama ini, kami kopdar biasanya juga membawa keluarga, touring sambil adventure,” ujarnya.

Setelah saling bersilaturahmi temu kangen, perkenalan anggota baru Asep Ruslan Presiden Paguyuban Asep Dunia (PAD) dan pemaparan program kerja oleh pengurus VACt Chapter Bandung, Henny Heryanto.

 

Papay, Henny Heryanto, Hidayati dan Asep Ruslan (Foto: Hida)

Acara dilanjutkan tausyiah ringkas dengan Tema “Hikmah Silaturahmi” oleh Ir. H. Asep Ruslan atau yang akrab dipanggil Kang Asep, Pembina Pondok Persantren Rahmat Lil Alamin (PARLA) Purwakarta.

Bulan Syawal adalah salah satu momen yang tepat untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat hubungan persaudaraan sesama muslim dan sesama anak bangsa, kata Kang Asep. Pandemi Covid-19 janganlah menghalangi kita untuk menjalin bersilaturahmi. Karena silaturahmi bisa dilakukan dengan berbagai cara. Jika tidak memungkinkan dengan bertemu fisik, maka bisa diganti dengan pertemuan secara daring. 

“Di musim pandemi Covid-19 ini, kita dianjurkan untuk selalu patuh melaksanakan Protokol Kesehatan 5M seperti: Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun di air mengalir atau pakai Handsanitizer, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan dan Membatasi mobilitas. Akan tetapi jarak sosial tidak boleh renggang. Jarak persaudaraan harus tetap dekat. Jembatan penghubung antar kerabat, tetangga dan sahabat harus tetap dibentangkan,” kata Kang Asep. 

 

Diskusi terkait rencana kolaborasi VACt Chapter Bandung dengan PAD (Foto: Henny Heryanto)

Janganlah kita menganggap silaturahmi sebagai beban. Jangan pula berpikir bahwa silaturahmi hanya akan menambah kesusahan yang sedang kita rasakan. Bahkan sebaliknya, dengan sebab silaturahmi Allah akan angkat kesusahan kita dan melapangkan rezeki kita.

“Setiap orang tentu sangat menginginkan rezekinya bertambah dan umurnya panjang. Persoalannya, bagaimana cara tambah umur dan rezeki itu? Kuncinya adalah memperkuat silaturahmi. Sabda Rasulullah SAW: "Siapa yang suka rezekinya dilapangkan dan usianya dipanjangkan, hendaklah ia menyambung kerabatnya atau silaturahim (HR Bukhari),” ujar Kang Asep.

 

Kopdar VACt Chapter Bandung, panjangkan umur dan mudahkan rezeki (Foto: Bayu)

Musim pandemi jangan juga membuat kita memutus tali silaturahmi. Jangan sampai keluarga, kerabat, sahabat, tetangga dan teman kita, merasa kita tinggalkan dan kita abaikan.

“Walaupun di masa pandemi, kita tetap jaga hubungan baik dengan mereka. Kita jaga hubungan baik itu dengan cara membantu mereka di kala mereka butuh bantuan. Kita kunjungi mereka jika memungkinkan,” pungkasnya.

 

PPDB 2021 SMP & SMK Nagrak Boarding School Purwakarta (Foto: Asep Ruslan)

Sebelum menutup tausyiahnya, Kang Asep yang juga Ketua Yayasan Rahmat Lil Alamin (YARLA) yang menaungi SMP & SMK Nagrak Boarding School (Akreditasi B) dan Pondok Pesantren Rahmat Lil Alamin (PARLA) yang berlokasi di Jl. Raya Bandung Purwakarta, Desa Nagrak, Kecamatan Darangdan, Purwakarta, menginformasikan tentang penawaran Program Beasiswa Pendidikan dan Asrama bagi Anak Yatim, Dhuafa dan Keluarga terdampak pandemi Covid-19. Khususnya untuk Keluarga Besar VACt yang putra/putrinya mau melanjutkan sekolah (syarat & ketentuan berlaku).

 

SMP & SMK Nagrak, Tangguh, Mandiri dan Manfaat (Foto: Asep Ruslan)

 

Editor: Asep Ruslan

Bagikan melalui:

Komentar