Adanya Akun Palsu

Sekda Kuningan : Agar Berhati-Hati Dan Tidak Ditanggapi

Sekda Kuningan : Agar Berhati-Hati Dan Tidak Ditanggapi Dok Humas

SINARPAGINEWS.COM, KUNINGAN- Adanya modus penipuan melalui WhatsApp yang mengatasnamakan Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. dengan berbagai cara melalui Medsos agar korban percaya, bahwa itu benar adalah dirinya.

Sekda Kabupaten Kuningan menegaskan, kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat untuk tidak mudah percaya akan rayuan pelaku penyalahgunaan Whatsapp yang mengatasnamakan Sekda ataupun Pejabat lainnya.

"Sering terjadi penipuan menggunakan nama Pejabat Daerah termasuk nama saya juga digunakan untuk modus penipuan. Modus yang biasa mereka gunakan agar percaya bahwa itu adalah orang yang asli, biasanya mereka membuka obrolan atau percakapan dan untuk meyakinkannya mereka menyalahgunakan foto profil di medsos," ungkapnya.

Selanjutnya kata Sekda, nanti pelaku akan mengolah kata-kata agar korban percaya. Untuk itu sebelum kita menjawab sebaiknya kita cari tau dulu maksudnya, "ungkapnya Sabtu (17/7/2021).

"Untuk seluruh ASN dan Masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap nomor yang baru menghubungi baik itu nomor WA, Nomor Seluler, Akun-akun Medsos baik itu melalui Chat WA, SMS ataupun lainnya," ungkapnya.

Sekda Kuningan, menegaskan, jika ada yang kejadian seperti itu alangkah baiknya untuk di kroscek terlebih dahulu dan tidak mudah dipercaya, dan apabila ada yang mencurigakan segera melaporkan kepada pihak yang berwenang, terangnya.

Kadis Kominfo Kabupaten Kuningan Dr. Wahyu Hidayah, M.Si didampingi Kabid IKP Anwar Nasihin, S.Kom., M.Si menambahkan, bahwa Penipuan menggunakan akun palsu sering meningkat siklusnya ketika akan menghadapi hari raya, tahun baru, dan masa penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

"Seperti halnya pada saat ini menjelang Hari Raya Idul Adha pihak yang tidak bertanggung jawab menggunakan modus memberikan bantuan hewan kurban akan tetapi meminta imbalan sejumlah uang, oleh sebab itu mohon masyarakat agar tidak mempercayai berbagai modus apapun," pungkas Kadis Kominfo. (spn/kuningan)

Editor: Red

Bagikan melalui:

Komentar