Alumni SMA Pasundan 1 Bandung Angkatan 1984

Guna Menjalin dan Menjaga Silaturahmi Ulieners Gelar Syukuran Ulang Tahun Ke-4

Guna Menjalin dan Menjaga Silaturahmi Ulieners Gelar Syukuran Ulang Tahun Ke-4 Asep Ruslan Ulieners Gelar Syukuran Ulang Tahun Ke-4 dengan tema "Menjalin dan Menjaga Silaturahmi" di Friends Sunda Resto Jl. BKR No. 85 Bandung (Foto/Asep)

“Apa pun nikmat yang Allah berikan patut kita syukuri walau itu sedikit. Barang siapa yang tidak mensyukuri yang sedikit, maka ia sulit untuk mensyukuri sesuatu yang banyak."

SINARPAGINEWS.COM, KOTA BANDUNG - Meskipun pandemi Covid-19 masih berlangsung, tapi memupuk persaudaraan dan kekompakan antar anggota suatu komunitas perlu dijaga dan dipelihara, agar silaturahmi tidak renggang apalagi putus. Seperti yang dilakukan Komunitas Ulieners (Ulin & Kuliner) yang anggotanya adalah Alumni SMA Pasundan 1 Bandung angkatan 1984.

Sebagai ungkapan rasa syukur atas eksistensinya yang telah mencapai usia 4 tahun (2 Desember 2017 - Desember 2021), dengan tajuk “Menjalin dan Menjaga Silaturahmi” dan penerapan protokol kesehatan yang ketat, Ulieners menggelar acara syukuran yang di selenggarakan di Friends Sunda Resto Jl. BKR No. 85 Bandung dari jam 11.00 – 14.00 WIB, berlangsung sederhana dan penuh kekeluargaan, Sabtu (4/12/2021).

Acara dikemas dengan sederhana tapi cukup meriah dan bermakna (Foto/Asep)

Dibuka dengan sambutan dan tausyiah, puncak acara diisi kegiatan seremonial dan makan bersama, ditutup acara bebas, nyanyi bersama, door prize, dan ngobrol santai.

Petikan tausyiah oleh Kang Asep Ruslan, Pembina Pondok Pesantren Rahmat Lil Alamin di Purwakarta, yang juga alumni SMA Pasundan 1 Bandung angkatan 1984, mengupas makna syukur dan empat perkara yang dapat menghambat datangnya rezeki.

“Apa pun nikmat yang Allah berikan patut kita syukuri walau itu sedikit. Barang siapa yang tidak mensyukuri yang sedikit, maka ia sulit untuk mensyukuri sesuatu yang banyak,” kata Kang Asep Ruslan.

Semoga kita menjadi hamba Allah yang bersyukur dan dapat memanfaatkan nikmat yang ada dalam ketaatan dan ketakwaan pada Allah.

Kang Asep Ruslan, Pembina Pesantren Rahmat Lil Alamin di Purwakarta (Foto/Asep Ruslan)

Terkait empat perkara yang dapat menghambat datangnya rezeki, dalam uraian singkatnya Kang Asep mengatakan.

“Kata Ibnu Qayyim al Jawziyyah dalam kitabnya Zaadul Ma’ad. Ada empat perkara yang dapat menghambat datangnya rezeki: 1. Tidur pagi, 2. Sedikit shalat, 3. Bermalas-malasan, dan 4. Sifat khianat,” terangnya.

Kenapa tidur pagi bisa jadi penghambat datangnya rezeki? karena waktu pagi adalah waktu yang penuh keberkahan.

“Dari sahabat Shakir Al-Ghamidiy Ra, Nabi Saw bersabda: Allahumma baarik ummatii fii bukurihaa, artinya Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya. Oleh karena itu jangan malas dan bangun pagi untuk shalat shubuh. Setelah sholat Shubuh, rutinkan dzikir pagi atau baca Al-Qur’an,” ungkap Kang Asep.

Menurut Kang Asep, sungguh berbahaya jika kita meninggalkan shalat Shubuh, maka akan lepas dari jaminan Allah.  Sebagaimana Jundab bin ‘Abdillah Ra, ia berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda:

“Barangsiapa yang shalat subuh, maka ia berada dalam jaminan Allah. Oleh karena itu, janganlah menyakiti orang yang shalat Shubuh tanpa alasan yang benar.  Jika tidak, Allah akan menyiksanya dengan menelungkupkannya di atas wajahnya dalam neraka jahannam,” tuturnya.

 

Heny Heryanti (kemeja biru barisan depan) Ketua Panitia Penyelenggara syukuran Ulieners ke-4 tahun (Foto/Asep)

Heny Heryanti selaku Ketua Panitia Penyelenggara, kepada Tabloid Mantap menyampaikan harapan agar semua anggota Ulieners tetap solid dan lebih meningkatkan rasa pedulinya satu sama lain.

“Rasa syukur yang sangat mendalam saya ucapkan atas pencapaian ke-4 tahun Ulieners. Tentunya, saya berharap pada moment ini dapat semakin mempererat rasa kekeluargaan, rasa memiliki  dan rasa peduli antar anggota karena kita satu keluarga,” ujar Heny.

Heny juga mengingatkan para peserta yang hadir untuk tetap semangat, menjaga dan mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Kawan-kawan semua, semoga kita harus tetap semangat menjaga dan mematuhi  protokol kesehatan serta niatkan untuk menghadiri acara syukuran hut ke-4 Ulieners ini sebagai ajang silaturahmi,” tambahnya.

 

Silaturahmi selalu mendatangkan berbagai peluang rezeki bagi yang mengamalkannya (Foto/Asep)

Menurut Heny, dengan usia ke 4 tahun ini kedepannya anggota Ulieners diharapkan semakin kompak dalam menjalin persaudaraan.

“Seperti kata pepatah “semakin tinggi pohon semakin besar terpaan angin” semakin besar nama Ulieners, maka semakin besar pula tantangan yang dihadapi,” pungkasnya.

Sehari sebelum acara syukuran digelar, Ulieners mengadakan acara Baksos yaitu berbagi rezeki bersama anak yatim di sebuah Panti Asuhan di wilayah Soreang Kabupaten Bandung.

Editor: Asep Ruslan

Bagikan melalui:

Komentar