Berpartisipasi Turunkan Stunting Diskominfo Indramayu Bagikan Pamflet

Berpartisipasi Turunkan Stunting Diskominfo Indramayu Bagikan Pamflet Dok SPN

SINARPAGINEWS.COM, INDRAMAYU – Dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Stunting di Kabupaten Indramayu, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu turut menyebarluaskan informasi tentang stunting, penyebab dan penanggulangannya melalui pamflet yang dibagikan ke seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Indramayu.

Seperti halnya yang dilakukan Diskominfo Indramayu pada Rabu,27/4/2022. Kepala Diskominfo Indramayu Aan Hendrajana yang diwakili Kepala Bidang (Kabid) Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Indramayu Agus Muttaqien memimpin langsung Tim Publikasi Diskominfo Indramayu membagikan pamflet penanggulangan Stunting untuk kecamatan Kandanghaur, Kecamatan Sukra, dan Kecamatan Patrol, setelah sehari sebelumnya memberikan pamflet yang sama ke Kecamatan Losarang.

Kabid IKP Diskominfo Agus Muttaqien menyerahkan secara langsung pamflet ini ke Camat Kandanghaur Iim Nurahim, Camat Sukra Dadang Rusyanto, dan Camat Patrol Hatta Direja.

Kepala Diskominfo Indramayu Aan Hendrajana menitipkan pesan kepada para Camat untuk membagikan pamflet ini terutama kepada ibu hamil agar memahami apa itu stunting dan bagaimana cara pencegahan dan penanggulangannya. Aan juga berpesan agar pamflet ini dapat bagikan ke sarana kesehatan yang ada wilayah kerja Camat masing-masing seperti Puskesmas, klinik, dan Posyandu.

Selain itu Aan juga berharap para Camat dapat memasang pamflet tersebut di tempat strategis yang mudah dibaca oleh masyarakat seperti di Balai Desa, Mini Market, Warung, Toko, Pos Kamling, dan tempat-tempat strategis lainnya.

“Saya berharap pamflet ini dapat dibaca masyarakat sehingga masyarakat semakin memahami apa itu stunting dan bagaimana upaya pencegahan dan penanggulangannya. Semoga Kabupaten Indramayu yang telah menjadi peringkat pertama penurunan angka stunting tertinggi di Jawa Barat ini dapat terus dipertahankan. Harapan utamanya adalah tidak akan ada lagi terjadi kasus stunting di Kabupaten Indramayu,” harap Aan.*(Har/SPN-IM)

Editor: Haris Rojangi

Bagikan melalui:

Komentar