Bapas Semarang Kanwil Kemenkumham Jateng Publikasikan Tugas dan Fungsi Melalui Medsos

Bapas  Semarang Kanwil Kemenkumham Jateng Publikasikan Tugas dan Fungsi  Melalui Medsos

SINARPAGINEWS.COM, SEMARANG -  Bapas Semarang Kanwil Kemenkumham Jateng memanfaatkan media sosial (medsos) seperti facebook, twitter, Instagram dan website untuk mengkomunikasikan tugas dan fungsi serta seluruh kegiatan yang dilaksanakan Bapas Semarang kepada masyarakat.

Di era digital dewasa ini, masyarakat yang mayoritas dikatakan sebagai generasi milenial sekarang lebih suka menggunakan smart phone dan pengguna internet. Penyampaian informasi dengan media yang tepat sangat penting untuk menyampaikan kepada masyarakat tentang Balai Pemasyarakatan (BAPAS).

Saat ini masih terdapat masyarakat yang tidak mengetahui apa itu BAPAS. Menurut Pasal 1 angka 4 Undang – Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan memberikan pengertian bahwa Balai Pemasyarakatan yang selanjutnya disebut BAPAS adalah pranata untuk melaksanakan bimbingan Klien Pemasyarakatan.

Pembimbingan yang dilaksanakan oleh Bapas dilakukan terhadap terpidana bersyarat, Narapidana, Anak Pidana dan Anak Negara yang mendapat pembebasan bersyarat atau cuti menjelang bebas, Anak Negara yang berdasarkan putusan pengadilan pembinaanya diserahkan kepada orang tua asuh atau badan sosial, serta Anak Negara yang berdasarkan Keputusan Menteri atau Pejabat dilingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan yang ditunjuk, bimbingannya diserahkan kepada orang tua asuh atau badan sosial dan Anak yang berdasarkan penetapan pengadilan, bimbingannya dikembalikan kepada orang tua atau walinya

Media sosial Bapas Semarang dikelola oleh tim Humas yang diisi oleh Pejabat Eselon V serta Pejabat Fungsional yang diberikan tugas tambahan mengelola media sosial Bapas Semarang.
“Dengan memanfaatkan media sosial, diharapkan masyarakat dapat mengetahui peran dan tusi Bapas Semarang serta dapat menyampaikan pengaduan dan saran untuk kemajuan dan peningkatan layanan Bapas Semarang,” terang Lilis selaku Kepala Bapas Semarang.

Editor: Red

Bagikan melalui:

Komentar