Perumahan Griya Bandung Indah Gelar Halal Bihalal Jaga Kerukunan Warga

Perumahan Griya Bandung Indah Gelar Halal Bihalal Jaga Kerukunan Warga Asep Ruslan Kegiatan Halal Bihalal warga perumahan Griya Bandung Indah (GBI) RT 08 RW 07 Desa Buahbatu Kec. Bojongsoang, Kab. Bandung (Foto/SPN).

SINARPAGINEWS.COM, DESA BUAHBATU, KAB. BANDUNG - Halal Bihalal adalah saling maaf-memaafkan setelah menunaikan ibadah puasa Ramadhan selama satu bulan penuh. Kegiatan ini biasanya setelah pasca Hari Raya Idul Fitri yang dilaksanakan sebagai bentuk silaturahmi.

Kegiatan ini sudah menjadi salah satu tradisi yang berkembang di kalangan masyarakat Islam Indonesia setiap tahun yang bertujuan menjalin silaturahmi untuk saling memaafkan.

Kegiatan Halal Bihalal warga perumahan Griya Bandung Indah (GBI) RT 08 RW 07 Desa Buahbatu Kec. Bojongsoang, Kab. Bandung (Foto/SPN).

Seperti yang dilaksanakan warga Perumahan Griya Bandung Indah (GBI) RT 08 RW 07 Desa Buahbatu, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, kembali menggelar Halal Bihalal setelah dua tahun vakum karena mewabahnya pandemi Covid-19.

Kegiatan Halal Bihalal yang dilaksanakan di depan TK. Baiturrahman mengambil tema, “Jadikanlah Momentum Halal Bihalal Sebagai Sarana Untuk Saling Memaafkan, Memperkokoh Hubungan Silaturahmi dan Kebersamaan”, dihadiri Presiden Paguyuban Asep Dunia (PAD) Asep Ruslan, Kepala Desa Buahbatu Asep Sobari, Kadus Desa Buahbatu Nanang, Ketua RW 20 Teuku Rehan SH, Ketua RT 08 H. Oni Rohani Thoha, tokoh masyarakat dan warga sekitarnya.

Ketua RT 08 RW 07 Perumahan Griya Bandung Indah (GBI) H. Oni Rohani Thoha (Foto/SPN)

Ketua RT 08 H. Oni Rohani Thoha menjelaskan, kita bersyukur bisa menyelenggarakan acara Halal Bihalal dan silaturahmi di tahun ini, setelah dua tahun lebih kita menghadapi masa-masa sulit dengan mewabahnya pandemi Covid-19.

“Kita harapkan keadaannya semakin membaik dan kita bisa beraktivitas seperti biasa kembali,” kata Oni Rohani Thoha di awal sambutannya.

Ketua RW 07 Perumahan Griya Bandung Indah (GBI) Teuku Rehan, SH (Foto/SPN)

Sementara itu, Ketua RW 07 Teuku Rehan, SH menyampaikan terimakasih dan apresiasi adanya kegiatan ini, terlihat kerukunan warga perumahan ini terjalin harmonis.

“Halal Bihalal tidak sekedar saling memaafkan saja, namun juga menciptakan kondisi persatuan. Halal Bihalal bukan hanya sekadar ritual keagamaan, tapi juga merupakan tradisi kemanusiaan dan kebangsaan yang baik,” ungkap Teuku Rehan.

Teuku Rehan berharap, agar warga masyarakat RT 08 RW 07 Perumahan Griya Bandung Indah (GBI) tetap saling menjaga hubungan silaturahmi dan menjaga kerukunan antar warga agar tercipta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.

Kades Buahbatu Asep Sobari dan Presiden Paguyuban Asep Dunia (PAD) Asep Ruslan bersama tokoh masyarakat GBI (Foto/SPN)

Masih ditempat yang sama, Kepala Desa Buahbatu Asep Sobari juga menyampaikan, mari kita panjatkan puji syukur kepada Allah SWT, dengan Halal Bihalal ini semakin mempererat silaturahmi ditengah warga perumahan ini.

“Alhamdulillah, kita bisa ketemu dan berkumpul pagi hari ini dalam keadaan sehat waalfiat untuk bersilaturahmi. karena sesuai dalam ajaran Islam, semua orang wajib untuk memaafkan orang lain, namun juga berbuat baik terhadap orang yang melakukan kesalahan kepadanya. “ujarnya.

Ia menambahkan bahwa, Halal Bihalal untuk menyambungkan hubungan yang putus, mewujudkan keharmonisan, serta berbuat baik secara berkelanjutan.

“Saya berharap hubungan silaturahmi antar warga di Desa Buahbatu khususnya Perumahan Griya Bandung Indah (GBI) tetap harus dipelihara dan dijalin dengan baik. Mari kita tingkatkan rasa kekeluargaan, rasa kebersamaan sesama warga. Saya berharap semoga pandemi covid 19 segera berakhir, dan kita bisa kembali beraktifitas dengan normal,” pungkasnya.

Penceramah Halal Bihalal Ust. H. Hasanuddin, S.Pd.I (Foto/SPN)

Halal Bihalal diisi tausiah oleh Ust. H. Hasanuddin, S.Pd.I yang menguraikan tentang hikmah silaturahmi.

“Yang pertama setelah Ramadhan ini ini kita harus menjadi orang yang bertaqwa, yang kedua kita harus terus membangun hubungan silaturahim, dan yang ketiga parasmanan,” kata Ust. Hasanuddin saat membuka ceramahnya.

Dalam paparannya Ust. Hasanudin mengatakan, kalau hubungan dengan Allah bagus, maka insya allah hubungan dengan sesama manusia pasti akan baik.

“Tapi ada juga yang salah konsep dengan Allah nya baik tiap hari sholat berjamaah ke masjid tapi dengan tetangganya jelek. Itu bukan ajaran islam, karena ajaran islam itu hubungan dengan Allah baik maka dengan tetangga juga harus baik.

Kegiatan Halal Bihalal warga perumahan Griya Bandung Indah (GBI) RT 08 RW 07 Desa Buahbatu Kec. Bojongsoang, Kab. Bandung (Foto/SPN).

Dari shahabat Jubair bin Muth‘im radhiyallahu ‘anhu ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam bersabda: “Tidak akan masuk surga orang yang memutus silaturahmi.” (Muttafaqun ‘alaih, HR Bukhri & Muslim).

“Hadits ini merupakan ancaman bagi orang yang memutuskan silaturahmi, bahwasanya dia tidak akan masuk surga,” ujarnya.

Kegiatan Halal Bihalal warga perumahan Griya Bandung Indah (GBI) RT 08 RW 07 Desa Buahbatu Kec. Bojongsoang, Kab. Bandung (Foto/SPN).

Kalau yang hasud itu punya penyakit SMS, senang melihat orang lain susah dan susah melihat orang lain senang.

“Maka kalau orang yang senang silaturahim itu, senang melihat orang senang, dan susah melihat orang susah. Contoh kongkritnya selalu mengucapkan salam dan senang berbagi makanan dan bangun kebersamaan dengan silaturahim,” tuturnya.

Kegiatan halal bihalal ini ditutup dengan musofahah atau bersalam-salaman seluruh warga yang hadir.

 

Editor: Asep Ruslan

Bagikan melalui:

Komentar