KTN Harumansari Diresmikan

KTN Harumansari Diresmikan Dok Humas Ket. Foto: (Peresmian KTN Harumansari oleh Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman dan Kepala BNPT, Komjen Pol. Boy Rafli Amar yang berlokasi di Desa Harumansari, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Sabtu (27/2/2022).

SINARPAGINEWS. COM, GARUT - Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman mendampingi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol. Boy Rafli Amar, menghadiri sekaligus meresmikan Kawasan Terpadu Nusantara (KTN) Harumansari yang berlokasi di Desa Harumansari, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Sabtu (2/7/2022).

Peresmian KTN Harumansari ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Garut bersama dengan Kepala BNPT, disaksikan para perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan masyarakat yang hadir.

Dalam sambutannya, Wabup Garut mengatakan, bahwa KTN Harumansari ini merupakan tempat kebanggaan bagi masyarakat Garut. Ia berterimakasih kepada seluruh pihak terutama dari BNPT yang telah berinisiasi membangun KTN di Harumansari.

"Sekali lagi kami sangat berbangga, sangat berbahagia karena Bapak Jenderal Pak Kepala BNPT sudah menjadikan tempat ini sebagai tempat Kawasan Terpadu Nusantara, terimakasih Pak Jenderal," ucapnya.

Selain menjadi tempat kebanggaan, imbuh dr. Helmi, Harumansari juga memiliki nilai sejarah dimana di lereng Harumansari ini terdapat makam wali yaitu Syekh Ja'far Sidiq yang merupakan salah satu penyebar agama Islam di Kabupaten Garut.

"Mudah-mudahan dengan dijadikannya Kawasan Terpadu Nusantara tempat ini menjadi lebih berkah, dan juga lebih aman dan nyaman," lanjutnya.

Ia menambahkan, KTN Harumansari juga merupakan suatu kawasan pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Garut. Dengan adanya KTN ini membuat akses di 3 kecamatan menjadi lebih mudah dan lebih cepat.

"Tentu ini adalah sebagai daripada pusat pertumbuhan baru yang sangat kita harapkan, karena negara ini butuh perhatian kita semua, kerja keras kita semua untuk membangkitkan ekonomi," katanya.

Wabup berharap, dengan diresmikannya KTN Harumansari ini, lingkungan masyarakat dapat menjadi lebih tentram dan tidak akan ada lagi paham radikalisme, terorisme maupun intoleransi di Kabupaten Garut.

"Tentu kita wajib menjaganya agar negara ini tetap memberikan perlindungan kepada kita dan kenyamanan kepada kita sehingga kita bisa dengan nyaman membangun NKRI," ujarnya.

Sementara itu, Kepala BNPT, Komjen Pol. Boy Rafli Amar mengatakan, adanya KTN Harumansari ini dapat menjadi ruang kegiatan yang positif bagi para mitra diradikalisasi yang ada di Provinsi Jawa Barat.

Program KTN ini dilaksanakan dengan melakukan pendekatan kesejahteraan kepada mitra diradikalisasi secara pentahelix atau melibatkan multipihak.

"Semua pihak karena ini musuh negara, musuh negara harus diadili sama-sama, gak bisa hanya oleh satu pihak. Tapi semua kita harapkan menjadi konsep negara hadir pada ruang-ruang yang rentan itu," lanjutnya.

Menurutnya, dipilihnya Harumansari sebagai tempat didirikannya KTN pertama di Jawa Barat ini adalah banyaknya pihak dan potensi yang mendukung sehingga pembangunan dapat berjalan dengan cepat dan lebih mudah.

"Tapi ketika unsur-unsur negara memberikan dukungan, masyarakat dan tempatnya memungkinkan, kita jadikan. Ada beberapa pilihan yang belum kita jadikan karena berbagai pertimbangan, ada hal-hal yang teknis yang gak bisa cepat kita wujudkan," ujarnya.

Ia menegaskan, program KTN ini merupakan sebuah program jangka panjang dari BNPT. Ia juga berharap, para mitra diradikalisasi bisa bergabung dengan koperasi yang berada di KTN Harumansari ini. 

Kepala BNPT mengungkapkan, prinsip koperasi sendiri adalah badan usaha yang dapat menghasilkan keuntungan, sehinggadapat menjadi penopang untuk bisa mandiri dalam aspek ekonomi bagi para mitra diradikalisasi.

"Karena kalau sudah bergabung dengan koperasi, kalau sehat organisasinya insha allah akan mendatangkan deviden," tandasnya.(war/hms). 

Editor: Ahmad Wahidin

Bagikan melalui:

Komentar