Hari Ghadir Khum Diperingati di Majelis Tahlil dan Sholawat 1443 H Tahun 2022

Hari Ghadir Khum Diperingati di Majelis Tahlil dan Sholawat 1443 H Tahun 2022 Dok SPN

SINARPAGINEWS.COM, KAB.GARUT - Hari Senin 18 Juli 2022 Majelis Tahli dan Sholawat Pimpinan Ust. Wahyu Yunus M.D., melaksanakan peringatan Hari Ghadir Khum. Hari Ghadir Khum adalah satu peristiwa yang terjadi di satu tempat yang bernama Ghadir Khum pada tanggal 18 Dzulhijjah tahun 10 H.

Di tempat tersebut telah dilakukan pengukuhan kepemimpinan Ali Bin Abi Thalib AS oleh Rosululloh SAW. Peristiwa ini terjadi setelah Rosululloh SAW selesai melaksanakan Haji Wada' .
Peringatan Ghodir Khum ini dihadiri oleh kurang lebih 1500 Jama’ah dan di isi 2 penceramah yang tahu akan sejarah kenabian dan berjiwa kebangsaan yang sangat tinggi,

Ustadz Ishak, sebagai salah satu penceramah pada acara tersebut menyampaikan Bahwa Peristiwa Ghadir Khum ini tidak bisa dipisahkan dengan nama Imam Ali Bin Abi Thalib AS. Hal ini tentu saja berdasarkan banyak riwayat yang salah satunya terdapat dalam kitab Durulmantsur Fittafsirilma’tsur karya Abdurrahman Jalaludin Suyuthi jilid 3 halaman 117,''ungkao Ustad

“ Dalam Kitab tersebut Ibnu Mas’ud menjelaskan mengenai tafsir Surat Al-Maidah ayat 67 bahwasanya kepemimpinan Ali Bin Abi Thalib ini harus lah disampaikan oleh Rosululloh SAW kepada umatnya.

Lebih lanjut Ustad Isak, Kemudian masih pada halaman dan jilid yang sama pada kitab tersebut Abu Said Alkhudri menyatakan bahwa surat almaidah ayat 67 ini diturunkan pada hari Ghadir Khum berkenaan dengan Imam Ali Bin Abi Thalib AS.''pungkasnya

Sementara itu, A Olis yang merupakan Salah seorang jama’ah yang mengikuti acara tersebut , mengucapkan terimakasih kepada Pihak Majelis yang sudah mengadakan acara ini. menurut Kang Olis penjelasan yang di sampaikan benar benar bisa di mengerti.

A Olis, adalah salah seorang Keluarga Juru Kunci makam Keramat Godog. Lebih jauh beliau mengatakan bahwa sebelumnya belum pernah mendengar penjelasan tentang Ghodir Khum ini."jelas Olis

Apa yang telah dirasakan oleh A Olis ini ternyata dirasakan juga oleh salahsatu Jemaah yang lain yang dikenal dengan sebutan Bunda Asep. Beliau menjelaskan bahwa setelah menyimak penjelasan Ustadz pada acara tadi,

Ungkap Bunda Asep, bahwasanya Mencintai Nabi Muhammad SAW haruslah dibarengi dengan mencintai dan mengikuti Imam Ali Bin Abi Thalib AS."imbuh Bunda Asep

Untuk keamanan dan kelancaran arus kendaran di sekitar tempat acara serta pengaturan para tamu undangan melibatkan Ormas Gagak Lumejang DPC Kab. Garut. Kemudian acara di akhiri dengan jamuan makan yang sudah di sediakan oleh pihak panitia. Acaranya sendiri berlangsung di Kp Ciparay Kel. Lebakjaya Kec Karangpawitan Kab Garut Jawa Barat Indonesia.

Editor: Red

Bagikan melalui:

Komentar