Tiga Serangkai Bupati, Kapolres dan Dandim Temui Massa yang ingin Menambang di PT.GSBL

Tiga Serangkai Bupati, Kapolres dan Dandim Temui Massa yang ingin Menambang di PT.GSBL Dok SPN

SINARPAGINEWS,COM, BANGKA BARAT  - Ratusan para penambang tambang rakyat dari Desa Mayang Kecamatan Simpang Teritip Pemerintah Daerah Bangka Barat (Pemda Babar) melakukan aksi masa damai di Lapangan Atletik Pemda Babar, aksi demo damai dilakukan Jum'at 11 November 2022 mulai pukul 15.30wib.

Aksi masa damai ternyata membuat Forkopimda Babar turun langsung dimana dilapangan tampak masa aksi disambut oleh Bupati H. Sukirman, Wakil Bupati Bong Ming - Ming SE, Dandim 0431 Letkol Inf Deri Indrawan, Kapolres AKBP Catur Prasetyo didampingi pejabat Bangka Barat lainnya. Sementara itu aksi masa Warga Desa Mayang dikawal langsung oleh Kapolsek Simpang Teritip IPTU Imam didampingi Kades, BPD dan tokoh masyarakat setempat dengan menggunakan kendaraan roda 2 dan 4.

Adapun tuntutan aksi Masyarakat Desa Mayang menuntut untuk di izinkan warga menambang di Lahan perkebunan sawit HGU PT GSBL yang dikelola atau mendapat IUP CV Mineral Jaya Utama (MJU) dari PT Timah Tbk. Warga meminta 1 KK 1unit mesin User yang bekerja di lahan GSBL dan harga timah hasil yang didapat oleh Warga dari sesuai dengan harga penjualan diluar dengan yang di ambil oleh CV MJU dan Hasil Timah yang didapat pada hari itu juga harus di bayar selain itu pula Warga meminta agar semua lahan yang ada dilokasi PT GSBL Desa Mayang di kelola Warga, CV MJU itu hanya selaku penanggung jawab dan penerima SPK dari PT Timah saja dibacakan oleh Ardhan perwakilan masa.

Saya Bupati, Kapolres, Pak Dandim, Wakil Bupati semua ada di sini ingin mencari kebaikan, kalau kita mulai dengan kebaikan penyelesaian masalah dengan kepala dingin kita semua mengerti apa keinginan warga masyarakat Desa Mayang dan tidak mungkin kalau kami tidak mendengarkan Aspirasi dari Warga. kami mengerti untuk menjadi apa menjadi solusi semua permasalahan baik mesin yang akan bekerja, Harga Timah, dan lahan yang akan kita kerjakan akan kita Cari solusinya kepada CV MJU dan PT. timah maupun Pihak PT GSBL.diujar Sukirman dihadapan aksi masa.

Sementara itu Perwakilan CV Mineral Jaya Utama Puspito menerangkan CV. MJU dalam Surat Perintah kerja untuk melakukan kegiatan penambangan timah khususnya di 4 Desa yaitu Desa air belo, belo laut, Desa Mayang adanya SPK yang ditunjuk oleh PT Timah untuk bekerjasama dengan masyarakat kalau kita judulnya kerjasama antara masyarakat pekerjaan penambangan dilakukan Desa dan didata penambangan sudah lengkap kemudian pekerjaan CV MJU bekerja sama dengan Desa selain itu pula Pembentukan panitia amdan yang akan bekerja sesuai dengan KTP perwakilan ataupun KK masing-masing pisahkan oleh KK penambang diberikan ID Card kartu sebagai penambang oleh bumdes " Intinya ini konsep ke Mitraan" terang Puspito

Hasil sementara Forkopimda sepakat dengan Warga Desa Mayang agar tidak ada aktifitas sebelum permasalahan ini selesaikan, Pemerintah Kab Babar khususnya Wakil Bupati Babar Meminta waktu 1 Minggu akan dilaksanakan diskusi terlebih dahulu, Antara Warga dengan GSBL, CV.MJU dan PT Timah apapun hasilnya akan di sampaikan ke Masyarakat Desa Mayang sekitar pukul 16.35 Wib aksi damai masa selesai dan membubarkan diri. Demikian (BG 5UPAR)

Editor: Red

Bagikan melalui:

Komentar