Indramayu Meraih Penghargaan East Ventures-Digital Competitiveness Index (EV-DCI)

Indramayu Meraih Penghargaan East Ventures-Digital Competitiveness Index (EV-DCI) Dok Humas

SINARPAGINEWS.COM, INDRAMAYU - Terobosan dan inovasi kepemimpinan Bupati Indramayu Nina Agustina dalam penerapan Teknologi Infomasi (TI) untuk pembangunan daerah dan kesejahtraan masyarakat telah mendapat apresiasi dari sejumlah pihak.

Salah satunya dari PT Katadata Indonesia atau Katadata.co.id memberikan penghargaan kepada Kabupaten Indramayu Jawa Barat sebagai East Ventures -Digital Competitiveness Index (EV-DCI).

Kabupaten Indramayu dianugerahi penghargaan East Ventures - Digital Competitiveness Index (EV-DCI) sebagai kabupaten/kota dengan index daya saing digital tertinggi yang dipilih Katadata Insight Center (KIC) bersama East Ventures (EV) sebaga perusahaan modal Ventures terkemuka di Asia Tenggara.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu Aan Hendrajana mewakili Bupati Indramayu Nina Agustina menerima langsung penghargaan East Ventures-Digital Competitiveness Index (EV-DCI) dari Katadata.co.id pada acara Regional Summit 2022, di Aryanusa Ballroom Menara Danareksa Jakarta Pusat, Kamis (1/12/2022).

Katadata Insight Center (KIC) dan East Ventures, perusahaan venture capital pelopor investasi startup teknologi di seluruh bidang (sector-agnostic) dan paling aktif di Indonesia memberikan penghargaan kepada 6 provinsi dan 21 kota/kabupaten peraih pertumbuhan indeks tertinggi dalam EV-DCI 2022.

EV-DCI merupakan pemetaan daya saing digital daerah yang dibentuk dari 3 sub-indeks, 9 pilar, dan 50 indikator. Sub-indeks pembentuknya adalah input, output, dan penunjang. Adapun pilar pembentuknya, yaitu sumber daya manusia, penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), pengeluaran TIK, perekonomian, kewirausahaan, produktivitas, ketenagakerjaan, infrastruktur, keuangan dan regulasi serta kapasitas pemerintah daerah (Pemda).

Penghargaan EV-DCI diberikan dalam ajang Regional Summit yang merupakan event tahunan dari KATADATA. Event yang telah berjalan sejak 2020 ini bertujuan mempertemukan para stakeholder, di tingkat pemerintah pusat dan daerah, pelaku bisnis dan civil society untuk berkolaborasi mewujudkan tujuan pembangunan daerah berkelanjutan.

Pemenang untuk tingkat provinsi adalah DI Yogyakarta (regional Jawa), Bengkulu (regional Sumatera), Kalimantan Timur (regional Kalimantan), NTT (regional Bali-Nusra), Sulawesi Barat (regional Sulawesi), Papua Barat (regional Maluku-Papua).

Kemudian, pemenang untuk tingkat kota/kabupaten adalah Kota Bogor, Kota Depok, Kab. Bogor (regional Bodetabek); Kab. Kuningan, Kab. Indramayu, Kab. Majalengka (regional Jawa); Kota Lhokseumawe, Kota Bengkulu, Kab. Serdang Berdagai (regional Sumatera), Kab. Berau, Kab. Barito Kuala, Kota Singkawang (regional Kalimantan); Kab. Bima, Kab. Jembrana, Kota Kupang (regional Bali-Nusra); Kab. Minahasa, Kab. Majene, Kab. Takalar (regional Sulawesi); dan Kota Ternate, Kota Sorong, Kota Jayapura (regional Maluku-Papua).

CEO & Co-founder Katadata Indonesia Metta Dharmasaputra mengatakan, EastVentures Digital Competitiveness Index yang menjadi dasar penilaian penghargaan ini dihasilkan setiap tahun oleh East Ventures bekerjasama dengan Katadata Insights Center (KIC).

East Ventures adalah sebuah perusahaan modal ventura terkemuka di Asia Tenggara yang sudah berinvestasi di ratusan perusahaan rintisan teknologi (startup) di Indonesia dan sejumlah negara. Adapun KIC merupakan unit bisnis Katadata yang bergerak di bidang riset, analisis dan survei, dengan salah satu fokusnya pada isu keberlanjutan.

“Untuk melakukan survei, kami baru saja meluncurkan Kurious, sebuah platform survei yang menjangkau wilayah di seluruh Indonesia. Terkait isu keberlanjutan, setiap tahun Katadata pun mengadakan event Sustainability Action for the Future Economy (SAFE), yang tahun depan memasuki tahun ke-4,” kata Metta.

Deputy Head Katadata Insight Center Vivi Zabkie menjelaskan, pilihan memberikan penghargaan yang mengacu pada pertumbuhan sebagai bentuk apresiasi atas upaya keras Pemda dalam mengejar level daya saing digital.

“Kami ingin mendorong dan mengapresiasi Pemda yang bekerja meningkatkan daya saing digital,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Diskominfo Kabupaten Indramayu Aan Hendrajana mengatakan, penghargaan East Ventures-Digital Competitiveness Index (EV-DCI) dari Katadata.co.id yang diraih Kabupaten Indramayu berkat implementasi 10 program unggulan Bupati Nina salah satunya terkait dengan implementasi IT seperti Indramayu Cepat Tanggap (I-Ceta), Lebu Digital (Ledig), Dokter masuk rumah (Dok-maru) serta penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) guna menunjang pelayanan di masyarakat.

“Alhamdulillah Indramayu meraih East Ventures-Digital Competitiveness Index (EV-DCI) dari Katadata.co.id, tentunya penghargaan ini berkat 10 program Bupati Indramayu Nina Agustina seperti I-Ceta, Ledig, Dok-maru dan penerapan SPBE yang pastinya untuk menunjang layanan pada masyarakat dan inovasi digital lainnya dari ibu Bupati Nina Agustina dalam peningkatan UMKM Indramayu yang berdampak pada meningkatnya perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Editor: Haris Rojangi

Bagikan melalui:

Komentar