PKU Bantul Luncurkan Layanan Kesehatan Jiwa untuk Caleg dan Tim Sukses Paska Pemilu 2024

PKU Bantul Luncurkan Layanan Kesehatan Jiwa untuk Caleg dan Tim Sukses Paska Pemilu 2024 Affan Safani Adham dr. Wildan, dokter spesialis kesehatan jiwa RS PKU Muhammadiyah Bantul

SINARPAGINEWS.COM, YOGYAKARTA - Dalam menghadapi Pemilu tahun 2024, tentunya akan ada caleg dan tim sukses yang gagal. Hal ini menimbulkan risiko terjadinya stres dan gangguan kejiwaan atau psikis.

Dalam merespon hal tersebut RS PKU Muhammadiyah Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, telah menyiapkan layanan untuk caleg gagal, kader dan tim sukses yang mengalami stres atau gangguan psikologis.

Layanan ini telah diluncurkan pada 12 Februari 2024 ditandai dengan acara webinar dengan tema "Pengaruh Stres terhadap Kesehatan Jiwa" dengan pembicara seorang Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa dr. Wildan.

Untuk layanan caleg gagal ini akan digawangi oleh 3 orang dokter spesialis dan 1 orang psikolog. Diharapkan, layanan ini dapat membantu mengatasi stres sehingga tidak menjadi kelainan kejiwaan yang mengganggu.

Dalam seminar daring yang dihadiri para caleg, perwakilan KPU, tenaga kesehatan dan aktifis demokrasi, disampaikan jurus-jurus jitu dalam mencegah stres bagi para caleg gagal dan tim suksesnya.

Jika memang harus mengalami stres pasca kekalahannya, maka diharapkan tidak berkepanjangan menjadi kelainan kejiwaan yang membahayakan kesehatan baik jiwa dan lingkungannya.

Banyak kasus caleg gagal atau tim sukses yang akhirnya jatuh pada kondisi depresi berat hingga skizofrenia. Dan bahkan ada yang berakhir dengan bunuh diri. Hal ini dikarenakan adanya mekanisme pertahanan diri yang tidak matang atau karena adanya beban kejiwaan yang sangat berat.

Untuk mencegahnya diharapkan para caleg mampu mengendalikan diri. Dan jika memang merasakan ada gejala stres, depresi atau yang lainnya diharapkan segera menghubungi RS PKU Muhammadiyah Bantul.

Layanan tersebut dapat menggunakan BPJS dengan alur mencari rujukan dari faskes I dan ditujukan ke Klinik Kesehatan Jiwa. Pasien akan dilayani oleh 3 orang dokter spesialis kesehatan jiwa dan seorang psikolog klinis. (Fan)

Editor: Red

Bagikan melalui:

Komentar