Yana Mulyana Berharap Tim Futsal Kota Bandung bisa Mengawinkan Medali Emas

Yana Mulyana Berharap Tim Futsal Kota Bandung bisa Mengawinkan Medali Emas Dok

SINARPAGINEWS.COM, KOTA BANDUNG - Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana berharap tim futsal Kota Bandung bisa mengawinkan medali emas pada Cabang Olahraga Futsal Putra dan Putri di Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) XIV Jawa Barat Tahun 2022.

Harapan itu ia sampaikan saat melepas tim Futsal Putra Porprov 2021 yang akan mengikuti babak kualifikasi Porprov Jabar di Kabupaten Garut, Selasa 8 Juni 2021.

"Tentunya kami Pemerintah Kota Bandung berharap banyak pada adik-adik semua di Porprov tahun 2022. Semoga kalian semua bisa memberikan yang terbaik untuk Kota Bandung," katanya saat

"Mudah-mudahan Tim Futsal Putra Kota Bandung bisa mengikuti dan lolos babak kualifikasi. Sehingga targetnya di Porprov 2022, Kota Bandung bisa menyandingkan emas dari futsal putra dan putri," harap Yana.

Menurutnya, berdasarkan hasil uji coba, tim futsal putra mendapatkan hasil yang cukup baik. Hal itu bisa menjadi pengalaman saat bertanding nanti. Termasuk pada Cabang Olahraga (Cabor) yang lainnya.

"Laporan dari KONI Kota Bandung, persiapan semua Cabor yang akan mengikuti Porprov nanti sudah terpetakan. Data pemetaan itu, insyaallah peluang Kota Bandung menjadi juara umum," katanya.

"Mudah-mudahan secara matematis bisa, dengan upaya dan semangat kita semua bisa tercapai Kota Bandung menjadi juara umum Porprov tahun 2022," lanjutnya.

"Saya titip juga di tengah pandemi covid-19 ini jaga protokol kesehatannya, harus bisa menjaga diri. Dan kerja sama merupakan syarat mutlak tim ini," pesannya.

Sementara itu, Manager Tim Futsal Puta-Putri Kota Bandung, Dade Gunadi mengatakan, tim futsal putra akan melakukan pemusatan latihan tahap kedua hingga pertandingan babak kualifikasi di Kabupaten Garut,

"Tahap satunya di Kota Bandung, tahap dua dilakukan di Garut. Jadi tim tidak akan pulang lagi. Tapi langsung ke pertandingan babak kualifikasi," katanya.

"Di Garut, kita sudah menyiapkan uji tanding terakhir dengan salah satu klub pro liga futsal. Sebelumnya kita uji tanding dari level rendah sampai tertinggi di Garut," lanjutnya.

Dade mengaku sudah mempersiapkan tempat pemusatan latihan di daerah Cipanas. Sehingga selain uji tanding, bisa melakukan latihan fisik. Serta meminimalisir agar pemain terhindar dari paparan virus Covid-19.

"Kita dapat rumah, tiga rumah di bagian ujung untuk pemain, pelatih manager di dekat gerbang. Katering pun kita sudah persiapkan. Sampai MoU dengan pabrik es karena setiap selesai latihan fisik harus pemulihan otot."

"Tidak ada jadwal keliling atau main-main di Kota. Insyaallah aman (dari paparan covid-19). Kita juga sebulan sekali pemain dilakukan swab test PCR di Garut juga akan dilakukan," ucapnya.

Dade menambahkan pada babak kualifikasi, Kota Bandung akan bertanding melawan Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung Barat.

Dari perkembangan grafik pemain yang sudah diseleksi sejak 2019 lalu, terus meningkat baik dari fisik, teknik, hingga mental bertanding.

"Pemain semuanya 25, yang diboyong ke Garut 18 pemain, sisanya stay di Bandung, ada 1 oemain yang sedang masa pemulihan karena barus selesai operasi engkel," katanya

"Pak Wali Kota dan Pak Wakil Wali Kota minta kita mengawinkan emas. Kalau lihat perkembangannya tim futsal putra meningkat, asal tidak ada faktor non teknis seperti pemain yang dipanggil ke timnas," ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Komisi C DPRD Kota Bandung, Yudi Cahyadi menyampaikan para pemain yang tergabung di Tim Futsal Putra Kota Bandung merupakan pemain terbaik.

"Karena teman-teman sudah terpilih, dengan seleksi sedemikian rupa untuk bisa mewakili Kota Bandung berkancah di level yang lebih tinggi. Sebagai bibit-bibit unggul, harus punya kepercayaan diri, mentalitas dan bekerja keras," katanya.

"Kedua, harus dibangun kerja sama dengan baik, ibarat satu tubuh, satu terasa sakit, yang lain juga sama. Sehingga harus saling memotivasi," ucapnya.

"Ketiga, kerja keras, tanpa latihan yang keras kita tidak akan berprestasi, kita harus meyakini bahwa proses tidak mengkhianati hasil. Ini merupakan kekompakan yang terjalin dari dukungan Pemkot Bandung dan DPRD," katanya.

Editor: Red

Bagikan melalui:

Komentar