Pukul Pemain Republik Irlandia, Cristiano Ronaldo Harusnya Dikartu Merah Dong?

Pukul Pemain Republik Irlandia, Cristiano Ronaldo Harusnya Dikartu Merah Dong? Dok

SINARPAGINEWS.COM, BOLA - Cristiano Ronaldo tidak hanya mencetak rekor baru dalam laga lanjutan babak Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa baru-baru ini. Ia juga menyulut kontroversi dengan kedapatan memukul wajah pemain lawannya.

Portugal bertemu Republik Irlandia pada hari Kamis (2/9/2021) di Estadio Algarve. Mereka menang secara dramatis dengan skor tipis 2-1, di mana kedua gol Seleccao diborong Ronaldo seorang diri.

Mulanya, Republik Irlandia unggul lebih dulu berkat gol dari John Egan menjelang babak pertama berakhir. Keunggulan Republik Irlandia bertahan sampai pada penghujung laga, di mana Ronaldo menciptakan mimpi buruk.

Ia berhasil mencetak gol pada menit ke-89 yang membuat skor berubah menjadi imbang 1-1. Lalu, pada masa injury time yang sangat kritis, penyerang berumur 36 tahun tersebut berhasil mencetak gol keduanya.

Ronaldo Memukul Pemain Lawan
Sejatinya, Ronaldo bisa mencetak gol lebih cepat dari yang seharusnya. Ketika pertandingan baru berlangsung 10 menit, wasit memberikan hadiah penalti kepada Portugal setelah melihat Bruno Fernandes dijatuhkan di kotak terlarang.

Ronaldo tidak langsung siap-siap mengeksekusi penalti karena kejadian harus ditinjau terlebih dahulu oleh wasit lewat VAR. Setelah berembuk, tim wasit sepakat untuk memberi hadiah penalti kepada Portugal.

Pemain Republik Irlandia, Dara O'Shea, coba memprovokasi Ronaldo yang sedang bersiap menendang penalti. Caranya adalah dengan menyepak bola yang sudah ditata Ronaldo tepat di titik putih.

Tindakan O'Shea memancing rasa kesal Ronaldo. Pemain baru Manchester Unted tersebut dengan refleks melayangkan tangan ke arah wajah O'Shea. Untungnya, O'Shea tidak terpukul secara penuh karena tangan Ronaldo hanya menyentuh sedikit bagian wajahnya.

Penalti Ronaldo Gagal
O'Shea mencoba memberitahu wasit bahwa Ronaldo mencoba memukul wajahnya. Sayangnya, sang pemimpin pertandingan tidak menyadari kejadian tersebut karena dikepung pemain Republik Irlandia lainnya yang melakukan protes.

Penalti tetap dilakukan, dan Ronaldo tidak mendapatkan kartu merah. Sayangnya, tendangan peraih lima trofi Ballon d'Or itu berhasil dibaca dengan baik oleh penjaga gawang Republik Irlandia, Gavin Bazunu.

Dan seperti yang telah dijelaskan, Ronaldo baru mencetak dua gol pada akhir pertandingan. Ronaldo pun kini dikenang dalam sejarah sebagai pencetak gol terbanyak di level internasional, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Ali Daei.

(bolanet/Mirror)

Editor: Red

Bagikan melalui:

Komentar