4 Atlet Wonosobo Siap Berlaga di Peparnas Papua

4 Atlet Wonosobo Siap Berlaga di Peparnas Papua Dok

SINARPAGINEWS.COM, WONOSOBO – Empat orang atlet penyandang disabilitas dari Kabupaten Wonosobo siap berlaga pada pekan paralimpiade nasional (Peparnas) ke-16 Tahun 2021, di Jayapura, Papua. Keempatnya akan mewakili Provinsi Jawa Tengah, pada dua cabang olahraga (cabor), yakni panahan dan bulu tangkis.

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, saat melepas keempat atlet tersebut berpesan agar mereka berjuang maksimal pada kejuaraan yang akan diselenggarakan pada 2-15 November 2021 tersebut.

“Satu kebanggaan pada hari ini kita berkesempatan melepas keempat atlet yang akan berjuang pada ajang pekan paralimpiade nasional. Saya meyakini para atlet kita ini juga merasakan kebanggaan yang sama,” tutur Bupati Afif, di kantornya, beberapa hari lalu.

Menjadi wakil dari kontingen paralimpiade Jawa Tengah di Peparnas, disebut Afif, selayaknya menjadi amanah yang mesti dituntaskan sebaik-baiknya. Meski, ada kemungkinan menghadapi persaingan berat di Peparnas, mereka diinstruksikan agar tak merasa kalah sebelum bertanding. Terlebih, salah satu atlet yang akan berlaga di cabor panahan adalah binaan Pelatnas dan disiapkan untuk ajang ASEAN Paragames.

“Jaga nama baik daerah, usung semangat fair play dan sportivitas, sehingga ajang Peparnas ini benar-benar menjadi kebanggaan bersama,” pesan Afif.

Afif juga meminta masyarakat Wonosobo untuk memberikan dukungan kepada para atlet tersebut dengan doa.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos-PMD) Kabupaten Wonosobo, Harti, menyebut, keempat atlet tersebut adalah Sumiarti (panahan), dan Istangin, Triyono serta Narimah yang akan berlaga pada cabor bulu tangkis. Keempatnya diberi uang saku oleh Pemerintah Kabupaten Wonosobo sebesar Rp2.500.000, per orang.

“Keempat atlet penyandang disabilitas ini membuktikan bahwa di tengah keterbatasan, ada warga Wonosobo yang mampu meraih prestasi, menjaga semangat, serta menginspirasi untuk senantiasa berjuang dalam setiap keadaan,” tandas Harti. (spn/Jateng)

Editor: Red

Bagikan melalui:

Komentar