Boles Ciri Khas Kota Sukabumi, Mentas Diajang FORPROV Jabar

Boles Ciri Khas Kota Sukabumi, Mentas Diajang FORPROV Jabar Dok SPN Seni main Bola Leungeun Seuneu ( Boles) dikembangkan di Ponpes Al Fath dan Perguruan Silat Maung Bodas Kota Sukabumi

SINARPAGINEWS.COM, SUKABUMI KOTA - Bola Leungeun Seune ( Boles ), yaitu sebuah  permainan bola api dengan tangan, akhirnya menjadi salah satu permainan yang diperlombakan dalam Festival Olahraga Rekreasi Tingkat Provinsi (Forprov) Jawa Barat 2022, yang berlangsung dari tanggal 14 hingga 15 Mei 2022, di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi.

Pada pembukaan FORPROV tingkat Jabar 2022 pada hari Sabtu 14/5/2022, yang diikuti 27 kota dan kabupaten ini, Boles menjadi pusat perhatian, dan menjadi magnet kemeriahan.

Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Jabar Denda Alamsyah mengatakan, perhelatan Forprov yang digelar di Kota Sukabumi memiliki perbedaan.  Pasalnya kali ini menonjolkan berbagai seni budaya, salah satunya Boles yang menjadi ciri khas Kota Sukabumi.

“ Perhelatan Forprov kali ini yang pembukaannya dipusatkan di Kota Sukabumi memiliki nuansa yang berbeda dari sebelumnya. Nampak lebih bergairah, antusias dan meriah. Tingkat parsipasi seluruh stakeholder baik  pemerintah, induk-induk olahraganya, Kormi daerah,  dan para pegiat olahraganya sangat tinggi,” katanya kepada wartawan, Sabtu 14/5/2022.

Menurut Denda, sebelumnya gelaran event ini sambuannya kurang begitu bergairah. Namun kali ini ada gebrakan baru, terutama setelah bangkit dari pandemi Covid-19.

“ Kami ingin gebrakan baru setelah dua setengah tahun pandemi. Harapan saya olahraga olahraga yang digemari masyarakat ini muncul di ruang publik. Ada boles, barongsai, bumerang, dan lainnya, ini harus kita tingkatkan dan masyarakatkan,” tuturnya.

Pada perhelatan pembukaan Fesruval Olahraga Rekreasi Provinsi (Forprov) Jabar 2022 tersebut, Boles berhasil mencuri perhatian yang hadir saat itu. Baik yang hadir dari Sukabumi, maupun dari luar Sukabumi seakan terpesona dengan ketangkasan permainan Boles ini.

Sekilas mengenai Boles

Bola Leungeun Seuneu (Boles) merupakan permainan anak anak santri di Pondok Pesantren Al Fath Kota Sukabumi, yang diperkenalkan oleh Pimpinannhya KH. Prof Fajar Laksana sekitar tahun 2008.

Boles ini merupakan gerakan pencak silat dengan memainkan bola api, dimana menggabungkan kekuatan fisik dan kanuragan.

Menurut Kiyai Fajar,  seni maen Bola Leungeun Seuneu atau dikenal dengan Boles, berangkat dari Seni Budaya Nyonyoo Seuneu abad ke XIII – XV Masehi pada masa Kerajaan Padjadjaran.

“ Kesenian Boles ini sudah dikembangkan di Pesantren Al Fath dan Perguruan Silat Maung Bodas, serta bekerja sama dengan IPSI Kota Sukabumi. Selain menjadi icon Kota Sukabumi, juga menjadi bagian yang dipertandingkan pada Pekan Olahraga Kota Sukabumi,” Ujar pimpinan ponpes al Fath dan PS Maung Bodas, Prof. DR. KH. Muhammad Fajar Laksana, Sabtu 14/5/2022.

Menurutnya pula,  Seni Maen Boles ini sudah tercatat pada Kitab Suwasit Museum Prabu Siliwangi yang berada di Komplek Pesantren Dzikir Al Fath Kota Sukabumi.

Seni Maen Boles telah ditampilkan pada berbagai acara seperti Peresmian Kantor, Syukuran Pengangkatan Pimpinan, Syukuran Sunatan, Perkawinan, Seni Heleran, Festival Budaya, Peringatan Hari-Hari Besar dan lainnya. Bahkan Seni main Boles  telah memberikan prestasi pada bidang olahraga tradisional untuk Kota Sukabumi, diberbagai tingkatan.

Seni Maen Boles ini pada zaman Kerajaan Padjadjaraan konon dipertunjukan untuk acara-acara penyambutan kedatangan Raja dan upacara-upacara kebesaran dari Kerajaan Padjadjaran yang menonjolkan unsur Seni dan Olahraga.

Adapun Bola api dalam seni maen Boles ini, terbuat dari kelapa yang sudah tua kemudian dikupas kulitnya dan dibentuk menyerupai bola. Lalu direndam didalam minyak tanah selama kurang lebih satu hari satu malam sampai minyak tersebut meresap kedalam bola, sehingga pada waktu dibakar bola tersebut mengeluarkan Api yang besar.

Editor: Iyan Sopyan

Bagikan melalui:

Komentar