Kembali Raih Juara di Bosnia, Atlet Arung Jeram Cikidang Kab. Sukabumi Kokoh Diperingkat Elit Dunia

Kembali Raih Juara di Bosnia, Atlet Arung Jeram Cikidang Kab. Sukabumi Kokoh Diperingkat Elit Dunia Dok Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami menyambut kedatangan Para Atlet Arung Jeram di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Senin (06-06-2022)

SINARPAGINEWS, KAB. SUKABUMI - Nama Kecamatan Cikidang, salah satu kecamatan yang ada diwilayah Kabupaten Sukabumi, kembali berkibar setelah atlet arung jeram putri-nya kembali menunjukkan kehebatan dengan meraih medali emas dievent bergengsi World Rafting Championship 2022 di Bosnia. Pantas jika raihan perestasi itu mengokohkan atlet-atlet Cikidang Kabupaten Sukabumi sebagai penghuni peringkat elit dunia, yang patut dibanggakan. Bahkan, Bupati Sukabumi Marwan Hamami menyambut istimewa kepulangan para atlet tersebut, di Gedung Pendopo Kabupaten  Sukabumi, Senin (06-06-2022).

Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami mengatakan, keberhasilan para atlet arung jeram membuatnya sangat bangga. Keberhasilan itu, membuat harum nama Indonesia, termasuk Kabupaten Sukabumi semakin dikenal di kancah dunia.

" Melihat perjalanan atlet ini sangat luar biasa. Ini menjadikan satu kebanggaan bagi Kabupaten Sukabumi. Apalagi mereka secara terus menerus menyabet juara dunia," ujarnya.

Kesuksesan para atlet itu tentu saja atas pembinaan yang konsisten, disertai tekad dan kesungguhan hati serta dukungan alam yang terjaga dengan baik.

" Prestasi ini bukanlah suatu kebetulan, namun hasil pembinaannya yang terus menerus. Oleh karena itu, pembinaan ini jangan sampai terputus, dan sungai Citarik tempat mereka berlatih harus terus dijaga sehingga sungai Citarik ini bisa melahirkan lebih banyak lagi atlet arung jeram dari Kabupaten Sukabumi," ucap Marwan.

Bupati Marwan memandang penting harus sering digelar event rafting khususnya di daerah Cikidang, baik tingkat daerah, nasional, maupun tingkat dunia. Sehingga tidak sekadar atletnya yang mendunia, namun daerah Cikidang tempat para atlet berlatih pun bisa ikut terkenal di luar negeri.

" Di Cikidang pun perlu dibuat monumen arung jeram, sebagai pengingat dan petunjuk bahwa atlet arung jeram dunia berasal dari Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.

Bila perlu menurut Marwan, setiap tahun harus dibuat kejuaraan. Dimaksudkan untuk lebih mendorong potensi yang ada di Kabupaten Sukabumi. Termasuk mengenalkan Sukabumi ke kancah dunia.

Sementara Ketua Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kab. Sukabumi Iwan Kurniawan mengatakan, atlet putri arung jeram U-23 asal Cikidang meraih peringkat pertama untuk kelas head to head, slalom, dan down river race, sedangkan untuk kelas sprint berada di peringkat ke empat.

" Atas prestasi itu, tim yang terdiri dari Selawati Solihin, Lista Natasya Peniawati, Wulanda Putri Febriana, Siti Nurranti, dan Diana Lapanda dinobatkan sebagai juara dunia," jelas Iwan.

Ditempat yang sama Ketua Tim Junior Putri Rafting U-23, Selawati Solihin, mengaku senang dan bangga atas raihan prestasi yang ditorehkannya. Bahkan bisa mempertahankan juara dunia dari 2019-2022.

" Alhamdulillah, kita bisa mempertahankan dengan hasil yang maksimal dan memuaskan. Sebenarnya, kita sudah memegang juara dunia peringkat ketiga dari 2015. Sementara juara dunia peringkat pertama dari 2019-2022," ucap Selawati.

Kedepan Selawati berharap kepada para atlet agar bisa kembali bisa menorehkan prestasi di tingkat dunia, termasuk mengikuti open tournament rafting.

" Kami akan terus berusaha keras, karena ingin selalu meraih medali emas dan juara dunia," pungkas Selawati.

Editor: Iyan Sopyan

Bagikan melalui:

Komentar