Permohonan Dikabulkan, Aprilio Perkasa Manganang Teteskan Air Mata

Permohonan Dikabulkan, Aprilio Perkasa Manganang Teteskan Air Mata

JAKARTA, – Sersan Dua (Serda) Aprilia Santini Manganang akhirnya resmi mengganti nama menjadi Aprilio Perkasa Manganang, sekaligus merubah status kelamin yang sebelumnya perempuan menjadi laki-laki. Pergantian tersebut sah berdasarkan putusan pengadilan pada sidang perdata yang digelar secara virtual oleh Pengadilan Negeri Tondano, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Jumat (19/3/2021).

Serda Aprilio yang didampingi kuasa hukumnya dan kedua orang tua berdasarkan surat permohonannya menyatakan bahwa pergantian nama dan jenis kelamin tersebut berdasarkan hasil keterangan medis yang telah dilakukan pemeriksaan sebelumnya. Selain itu, secara pribadi juga Aprilio mengungkapkan perasaannya bahwa ada pertentangan batin antara status kelamin dengan keadaan fisik yang sebenarnya, sehingga memutuskan untuk mengurusinya ke pihak yang berwenang.

“Selama 8 tahun menjalani status wanita, saya merasa bersyukur karena telah melewati masa itu dan bersyukur atas dukungan semua pihak. Ini merupakan hal terindah buat saya untuk menjalani hidup baru dan mungkin ke depan saya harus banyak belajar,” ungkap Aprilio sambil meneteskan air mata saat ditanya oleh Majelis Hakim tentang perasaannya saat ini, di Markas Besar TNI AD (jl. Veteran no. 5, Jakarta Pusat.

Majelis Hakim memutuskan permohonan pemohon dikabulkan seluruhnya berdasarkan pertimbangan diantaranya perilaku sehari-hari layaknya seorang laki-laki, keterangan ahli kejiwaan, keterangan dokter ahli bedah,

“Salah satu alasan Majelis hakim mengabulkan permohonan adalah agar pemohon tidak mengalami kesulitan dalam mengurus administrasi kependudukan,” ujar Majelis Hakim.

Kasad Andika Perkasa yang ikut hadir dalam sidang tersebut langsung menyematkan emblem nama Perkasa di baju yang dikenakan oleh Aprilio Perkasa Manganang usai majelis hakim membacakan putusan.

“Dari hasil pemeriksaan dokter, ternyata bahwa dilihat dari pemeriksaan urologi (cek lagi) ternyata bahwa Sersan Manganang lebih memiliki organ-organ jenis kelamin laki-laki, bahkan tidak ada organ internal jenis kelamin wanita,” ujar Andika.

Untuk itu Kepala Staf Angkatan Darat akan menghadirkan Sersan Dua Aprilia Santini Manganang (sebagai pemohon) & kedua orang tuanya (sebagai saksi) pada Sidang Perdata Penetapan Perubahan Nama dan Status Jenis Kelamin Aprillia Santini Manganang oleh Pengadilan Negeri Tondano (Kab. Minahasa, Sulawesi Utara), yang akan digelar secara Virtual.

Pengadilan Negeri Tondano mengabulkan permohonan penggantian nama Sersan Dua (Serda) Aprilia Santini Manganang menjadi Aprilio Perkasa Manganang.

Keputusan itu diambil oleh Majelis Hakim Nova Loura Sasube dalam persidangan penggantian nama, jenis kelamin, dan sejumlah dokumen kependudukan yang berlangsung secara virtual, di Markas Besar TNI AD, Jalan Veteran No.5 Jakarta Pusat, Jum’at (19/03/2021).

“Menetapkan pergantian nama pemohon yang semula bernama Aprilia Santini Manganang berubah menjadi nama Aprilio Perkasa Manganang,” ujar Nova saat membacakan keputusan.

Selain penggantian nama, majelis hakim juga mengabulkan permohonan pemohon terkait perubahan jenis kelamin di mata hukum.

Hakim mengabulkan permohonan perubahan jenis kelamin dari perempuan menjadi laki-laki berdasarkan keterangan saksi, ahli, dan sejumlah bukti.

Manganang menangis ketika menerima keputusan perubahan nama dan jenis kelamin dari Pengadilan Negeri Tondano, mengabulkan permohonan penggantian nama Sersan Dua (Serda) Aprilia Santini Manganang menjadi Aprilio Perkasa Manganang.

Untuk melengkapi berkas kependudukan, Nova kemudian memerintahkan panitera untuk mengirimkan salinan keputusan kepada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sangihe.

Tujuannya adalah supaya terjadi perubahan data administrasi Manganang secara utuh.

“Memerintahkan kepada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sangihe untuk mencatat dalam register yang bersangkutan perubahan jenis kelamin pemohon Aprilia yang semula berjenis kelamin perempuan menjadi jenis kelamin laki-laki,” tutup Nova. (*)

Editor: Chairul Ichsan

Bagikan melalui:

Komentar