Polres Tegal Kota Tanam 10.000 Mangrove di Pesisir Pantai Komodo

Polres Tegal Kota Tanam 10.000 Mangrove di Pesisir Pantai Komodo Ahmad Wahidin Polda Jateng Mageri Segoro yang telah diinisiasi oleh Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Ahmad Luthfi, Polres Tegal Kota menggelar kegiatan penanaman 10.000 pohon. Foto: Ist.
SINARPAGINEWS.COM, Tegal - Dalam rangka mendukung program Polda Jateng Mageri Segoro yang telah diinisiasi oleh Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Ahmad Luthfi, Polres Tegal Kota menggelar kegiatan penanaman 10.000 pohon mangrove di pesisir pantai Komodo, Kelurahan Panggung, Tegal Timur Kota Tegal, Selasa (12/10).
 
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut didalam upaya untuk Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di tengah Pandemi Covid-19, seperti yang sudah dicanangkan presiden Republik Indonesia Joko Widodo di berbagai wilayah pesisir.
 
Kapolres Tegal Kota AKBP Rahmad Hidayat, S.S mengungkapkan, dalam rangka mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional, pihaknya menggelar kegiatan Mageri Segoro dengan Mangrove, yang artinya adalah memberi pagar lautan dengan tanaman pohon mangrove.
 
Kegiatan Polda Jateng Mageri Segoro dilaksanakan hari ini secara serentak oleh 13 Polres dengan masing-masing menanam 10.000 pohon sehingga total ada 130 ribu mangrove akan ditanam di wilayah pesisir Jawa Tengah. 
  
"Program penanaman mangrove di wilayah Polda Jawa Tengah dilaksanakan secara serentak dan dipusatkan di Desa Bendono, Sayung Demak. Kegiatan ini juga di ikuti oleh 13 Polres yang mempunyai daerah pesisir pantai termasuk di Polres Tegal Kota," terang Kapolres.
 
Kegiatan Mageri Segoro dengan mangrove ini tujuannya adalah merehabilitasi hutan mangrove untuk mencegah abrasi, mengurangi emisi karbon dan menjaga ekositem di wilayah pesisir.
 
"Target kita sebanyak-banyaknya namun sampai dengan akhir tahun 2021 minimal sudah dapat ditanam 70.000 mangrove dan pohon-pohon yang lain seperti permintaan dari jajaran Forkompinda yang menginginkan untuk ditanam pohon Cemara Laut agar situasi wilayah pesisir Kota Tegal menjadi teduh," pungkas Kapolres.(hid/jok) 

Editor: Dimas Madia

Bagikan melalui:

Komentar