Arus Balik Di Pasar Linggapura Padat, Petugas Lakukan Rekayasa Lalin

Arus Balik Di Pasar Linggapura Padat, Petugas Lakukan Rekayasa Lalin

SINARPAGINEWS.COM, BREBES - Pantauan Arus Balik pada H+3 Lebaran atau pada hari Kamis (5/5) pada di Pos Pengamanan Linggapura Tonjong Brebes terpantau mulai menunjukkan peningkatan yang signifikan. Arus sangat padat di pagi hari saat banyaknya aktifitas masyarakat di Pasar Linggapura Tonjong Brebes. Selain Pasar Tumpah, banyak factor yang menyebabkan tersendatnya arus balik di sekitar jalur Selatan Brebes ini, diantaranya : 1) Kepadatan di jalur selatan brebes terjadi karena banyaknya aktivitas masyarakat di pasar tumpah linggapura tonjong brebes sehinggga pada jam-jam tertentu sangat ramai seperti di pagi dan sore hari; 2) Banyaknya angkutan umum yang menaikkan dan menurunkan penumpang di sekitar pasar linggapura tonjong brebes; 3) Ada nya persimpangan yang menuju ke arah kutamendala tonjong dan merupakan jalr alternatif menuju ke lokasi wisata guci tegal sehingga arusnya sangat padat pasca idul fitri ini; 4) Karakteristik Jalan di Balaikambang Brebes yang merupakan tanjakan dan tikungan tajam sehingga rawan terjadi kendaraan macet saat tidak kuat menanjak dan rawan terjadinya kecelakaan lalulintas; 5) Adanya antrian kendaraan saat keluar masuk di spbu kalisalak brebes untuk melakukan pengisian bbm maupun untuk beristirahat; 6) Terdapat pertigaan pagojengan yang merupakan pertemuan arus balik dan arus lalulintas dari dan menuju ke arah bumiayu brebes.

Ipda Rizky Renandi Putrα, S.Tr.K yang merupakan Katim Urai Kemacetan Lalulintas Operasi Ketupat 2022 di Jalur Selatan Brebes menuturkan, dengan adanya trouble spot tersebut maka petugas melakukan beberapa upaya dan rekayasa arus untuk mengurai kepadatan di wilayah tersebut diantaranya pertama melakukan penarikan arus di sekitar pasar linggapura. Pelaksanaan one way di sekitar lokasi kemacetan tidak dapat diterapkan saat aktifitas pasar mengalami puncaknya seperti pada pagi hari sehingga penarikan arus balik belum maksimal.

Yang kedua, menerapkan rekayasa arus one way. Rekayasa ini diterapkan saat aktivitas di pasar mulai menurun. Hal ini sangat terasa sekali dapat mengurangi kepadatan arus dan memperlancar arus balik yang melintas di jalur selatan brebes ini. Yang ketiga, buka tutup jalur yang menuju ke arah kutamendala tonjong dengan memprioritaskan arus balik yang menuju Jakarta.

Dan yang teakhir menutup sementara SPBU kalisalak brebes saat lokasi parkir di SPBU penuh. SPBU hanya digunakan untuk pengisian bahan bakar, bukan untuk beristirahat. Petugas mengimbau untuk para pengendara menggunakan rumah makan atau masjid sebagai rest area tidak menggunakan SPBU sebagai Rest Area.

Di akhir Ipda Rendi kemudian berpesan kepada masyarakat, “Jangan sekali-kali menggunakan lajur kanan/lawan arah saat terjadi rekayasa one way atau buka tutup karena hal tersebut akan menyebabkan kuncian arus sehingga arus menjadi stagnan”. “Kami imbau untuk pengendara tertib serta sabar dalam antrian dan mematuhi perintah petugas di lapangan” pungkasnya.(hid/hms). 

Editor: Ahmad Wahidin

Bagikan melalui:

Komentar