Belasan Siswa Sespimma Angkatan 67/2022 Ikuti FGD

Belasan Siswa Sespimma Angkatan 67/2022 Ikuti FGD Dok Humas

SINARPAGINEWS.COM, TEGAL - Belasan siswa atau peserta didik Sekolah Pimpinan Pertama (Sespimma) angkatan ke 67 tahun 2022 mengikuti kegiatan Focus Group Discussion (FGD) di Aula Mapolres Tegal, Rabu (18/5/22).

Kegiatan diskusi yang dikemas dalam FGD mengusung tema optimalisasi kinerja Polres Tegal guna mendukung Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima, Warung dan Nelayan (BTPKLW) itu dalam rangka untuk pemulihan ekonomi daerah diikuti oleh Kompol Nita Febrianti, Kepala Dinas Perdagangan juga turut dihadiri oleh Kapolres Tegal, AKBP Arie Prasetya Syafaat, Kabag SDM Polres Tegal, Pengawas Sespimma Kombes Tomi serta Kakorgadik Sespima Brigjen Pol Budi Indra Dermawan.

Menurut Kakorgadik Sespima, Brigjen Pol Budi Indra Dermawan, tujuan para siswa Sespimma datang kemarin yakni diharapan mampu mengaplikasikan ilmu yang sudah diperoleh selama dilembaga pendidikan dan dapat diaplikasikan ke lapangan untuk mencapai tujuan organisasi Polri dalam mengelola kegiatan fungsi kepolisian.

“Dalam kesempatan ini, nanti selama 5 hari kedepan kami berkegiatan melakukan dari mulai, pembukaan, pencarian data terhadap kendala permasalahan lalu ditutup dengan pelengkapan data kemudian direkap oleh masing-masing dari siswa,” terangnya.

Selain itu, lanjut ia, upaya ini adalah bagian dari tugas pemeliharaan kamtibmas, perlindungan, pengayoman dan pelayanan terhadap masyarakat serta penegakan hukum.

“ini merupakan kesempatan bagi para peserta didik yang harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk mengetahui permasalahan yang ada dan dapat merumuskan bagaimana cara untuk menyelesaikannya,” jelasnya.

Sementara, Kompol Nita Febriyanti ketika ditanya oleh salah satu siswa tentang kendala dari penyaluran BTPKLW tentang data yang sudah terverifikasi By NIK dan Name kepada penerima bantuan namun belum tersebut bisa diterima, pihaknya menyebut hingga sekarang belum ada ada.

“Karena ketika itu terjadi, operator kami dari Polres, Polda maupun Mabes Polri langsung melakukan koordinasi dan pembenahan. Maka, jika ada kesalahan itu, langsung bisa teratasi semua,” ungkap Kompol Nita Febrianti.

Dijelaskan, ketika ditanya soal dampak dari bantuan BTPKLW Polri kepada harkamtibmas, Kompol Nita Febrianti menyampaikan bahwa hal itu sangatlah berdampak sekali, karena hal itu juga sudah dikaji oleh pemerintah pusat, sebagaimana diketahui bahwa jika ekonomi masyarakat sudah mulai tumbuh dengan baik, maka sudah pasti akan memberikan dampak yang baik juga di harkamtibmas.

“Bantuan yang diberikan Polri juga daya beli masyarakat juga akan tumbuh. Namun, jika perut kosong, sebagai contoh, akan akan tindak kejahatan yang bisa terjadi diwilayah kita. Yang pasti, bantuan ini adalah upaya untuk pemulihan ekonomi nasional dan jika ekonomi nasional sudah pulih? Akan sangat mempengaruhi sekali dengan harkamtibmas,” ujarnya.(hid/and). 

Editor: Ahmad Wahidin

Bagikan melalui:

Komentar