Polda Metro Ringkus WN Asal Latvia Atas Pembobolan ATM Modus skimming

Polda Metro Ringkus WN Asal Latvia Atas Pembobolan ATM Modus skimming Chairul Ichsan Roberts Markarjancs (46), pria asal Latvia ditangkap atas pembobolan ATM modus skimming di Jakarta.

SINARPAGINEWS.COM, JAKARTA - Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil menangkap seorang pria warga negara (WN) Latvia, Roberts Markarjancs (46), terkait pencurian uang nasabah Bank dengan modus skimming ATM.

Markajancs membobol dua bank swasta dan bank BUMN. Selama dua bulan beraksi, pelaku telah meraup miliaran rupiah.

"Dari tindak pidana tersangka dari jaringan kelompok Latvia ini dia beraksi dari April ke Mei, kurang lebih dua bulan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (20/5/2022).

Markarjancs yang telah beraksi sejak dua bulan terakhir di wilayah Jakarta.ditangkap pada Rabu (18/5) sekitar pukul 21.00 WIB di daerah Beji, Depok. Markarjancs mengaku kerap beraksi di daerah Jakarta Barat dan Jakarta Selatan selama dua bulan terakhir.

Saat yang bersamaan Kasubdit Resmob AKBP Handik Zusen saat jumpa pers mengatakan “iya benar, pelaku telah kami amankan dan kini tengah menjalani pemeriksaan secara intensif”, ungkapnya.

Penangkapan pelaku berdasarkan adanya laporan dari salah satu Bank yang sering mengalami tindak pidana pencucian uang (skimming) di wilayah hukum Polda Metro Jaya

“Dengan adanya laporan tersebut, Tim Opsnal Unit IV Subdit Tahbang/Resmob melakukan Penyelidikan dan melakukan olah TKP, Observasi dan mengambil CCTV di beberapa lokasi”, Jelasnya.

Dari penyelidikan yang dilakukan, petugas mencurigai satu orang yang diduga sebagai pelaku dan langsung melakukan pengejaran.“Pelaku sempat beberapa kali berpindah pindah saat hendak ditangkap," katanya

"Modusnya tersangka melakukan skimming dengan cara menggunakan kartu yang dia dapatkan yang ditujukan untuk menampung data nasabah dengan cara menggesekkan melalui mesin yang terhubung ke laptop," katanya.

Pelaku kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polda Metro Jaya. Dia dijerat dengan Pasal 363 KUHP, Pasal 30 Juncto Pasal 46 UU RI Nomor 19 tahun 2016 ITE dan Pasal 3,4,5 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol E. Zulpan menambahkan, "saat ini penyidik masih mengembangkan kasus dengan pemeriksaan secara intensif guna mengetahui apakah pelaku beraksi seorang diri atau berkelompok."

Editor: Chairul Ichsan

Bagikan melalui:

Komentar