SMP Negeri 51 Bandung

Di Bandung Ada Taman Unik, Namanya Taman Dudukuy dan Taman Payung


“Saat seorang anak belajar menggambar dan bermain dengan warna, artinya anak itu sedang melatih emosi, perasaan dan pikirannya. Sebab, sebuah karya lahir dari cipta, rasa dan karsa," kata Muhtar.

SINARPAGINEWS.COM, KOTA BANDUNG - Diterapkannya pelajaran seni rupa dan sastra dalam dunia pendidikan memiliki banyak manfaat positif terhadap perilaku siswa. Karena disaat anak-anak membuat sebuah karya berupa seni rupa ataupun sastra, dalam prosesnya rasa dan emosi mereka secara tidak langsung sedang dilatih.

Wakasek Kesiswaan dan Guru SBK SMP Negeri 51 Bandung Drs. Muhamad Muhtar, M.Ds saat dihubungi via telpon terkait hasil karyanya yaitu Taman Dudukuy dan Taman Payung dilingkungan SMP Negeri 51 Bandung yang cukup viral mengatakan, seni rupa mau pun sastra mengandung banyak nilai edukasi.

Wakasek Kesiswaan dan Guru SBK SMP Negeri 51 Bandung Drs. Muhamad Muhtar, M.Ds (Foto: Hidayati)

“Saat seorang anak belajar menggambar dan bermain dengan warna, artinya anak itu sedang melatih emosi, perasaan dan pikirannya. Sebab, sebuah karya lahir dari cipta, rasa dan karsa," kata Muhtar.

Menurutnya, seorang anak yang menyukai seni dan budaya akan tumbuh lebih tertata. Begitupun dalam kehidupan seorang manusia, disarankan untuk menjalani hidupnya dengan seni.

“Sebab dengan seni hidup akan lebih terarah apalagi dengan kemampuan menjalankan perintah agamanya,” ujarnya.

Taman Payung di SMP Negeri 51 Bandung (Foto: Hidayati)

Selanjutnya Muhtar mengatakan, belajar seni rupa dan sastra akan melatih rasa serta emosi manusia. Para pelaku seni biasanya memiliki rasa yang lebih peka daripada manusia lainnya.

"Pelaku seni akan lebih peka terhadap lingkungan, lebih peka untuk dapat membantu sesama dan lebih peka untuk dapat menciptakan sesuatu yang baru dan berguna," tuturnya.

Seandainya masyarakat sudah banyak yang menyukai seni dan sastra, maka kehidupan masyarakat akan selaras dengan alam dan lingkungan sekitar. Hasilnya akan tercipta sebuah tatanan kehidupan yang lebih indah.

Taman Dudukuy dan Taman Payung di SMP Negeri 51 Bandung (Foto: Hidayati)

Terkait pembuatan Taman Dudukuy dan Taman Payung yang ada dilingkungan SMP Negeri 51 Bandung Muhtar mengatakan, semuanya tak lepas support dari Harlina, S. Pd., MM selaku Kepala Sekolah SMPN 51 Bandung, para guru, TU, Komite Sekolah dan stake holder lainnya yang telah banyak membantu dalam berbagai kegiatan sekolah terutama untuk penataan lingkungan di SMPN 51 Bandung.

“Harapannya dengan dibuat spoot-spoot karya seni dilingkungan SMPN 51 Bandung ini, diharapkan para peserta didik dan para tenaga pendidik disaat memulai PTMT bisa kembali bergairah, bersemangat dan lebih ceria dalam menyambut PTMT di sekolah ini,” pungkasnya.

Kepala SMP Negeri 51 Bandung Harlina, S. Pd., MM (Foto: Hidayati)

Terkait adanya Taman Dudukuy dan Taman Payung, Kepala SMP Negeri 51 Bandung Harlina, S. Pd., MM memberikan apresiasi dan bersyukur atas selalu terjalinnya kekompakan dan kerjasama yang hebat dari semua pihak.

"Dengan adanya Taman Dudukuy dan Taman Payung di lingkungan SMPN 51 Bandung ini, menciptakan suasana pembelajaran yang lebih nyaman, berseni, bahagia dan ceria untuk siswa dan warga sekolah. Dengan tetap konsisten pada peningkatan mutu pendidikan, prestasi siswa dan selalu meningkatkan kompetensi PTK-nya," tuturnya.

Taman Dudukuy dan Taman Payung di SMP Negeri 51 Bandung (Foto: Hidayati)

Editor: Asep Ruslan

Bagikan melalui:

Komentar