Dua Anggota Lempiknas  dan Porlempika, Wakili Indonesia Ikut Kejuaraan Dunia Lempar Pisau di Rusia

Ramlan, M.Sn. (Elen Ramlan) dan Ir. Asep Tedi Respaty

SINARPAGINEWS.COM, KOTA BANDUNG – Lempar Pisau Kreasi Nasional (Lempiknas) bekerja sama dengan D’lempar Pisau Indonesia (D’Lempis) dan Perkumpulan Olahraga Lempar Pisau dan Kapak Indonesia (Porlempika), melepas dua anggotanya yang akan mewakili Indonesia dalam ajang World Cup Sport Knife Throwing Russia yang digelar di Ulan-Ude, Rusia, 26–29 September 2026.

Acara pelepasan mengusung tema “Indonesia Ikuti Kejuaraan Dunia Lempar Pisau (ISKTA) di Ulan-Ude Rusia” dan berlangsung di Cafe Menel, Jalan Gajah No. 12 kota Bandung, Rabu (23/9/2026).

Dua anggota Lempiknas dan Porlempika  yang akan membawa nama Indonesia dalam kejuaraan dunia tersebut yakni Ramlan, M.Sn. (Elen Ramlan) dan Ir. Asep Tedi Respaty.

World Cup Sport Knife Throwing Russia Ulan-Ude merupakan kejuaraan dunia lempar pisau yang diselenggarakan oleh International Sport Knife Throwing Association (ISKTA). Kejuaraan ini diikuti peserta dari 26 negara dan berlangsung selama empat hari, 26 hingga 29 September 2026.

lempar pisau
World Cup Sport Knife Throwing Russia yang digelar di Ulan-Ude, Rusia, 26–29 September 2026. (Sumber: Porlempika)

Hadir dalam acara pelepasan tersebut Ketua Umum Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Jawa Barat, Ir. Denda Alamsyah, S.T., Ketua Lempiknas Kota Bandung Drs. Atet Dedi Handiman, Ketua Harian Lempiknas Pusat R.A. Zein Wargadibrata (Denny), Ketua Porlempika Jawa Barat yang juga Ketua I Bidang Pembinaan dan Organisasi Lempiknas Ir. Asep Tedi Respaty, Pendiri D’Lempis sekaligus Dewan Penasehat Porlempika dan Dewan Pakar Lempiknas Ramlan M.Sn. (Elen Ramlan), Ketua Dewan Pengawas Lempiknas Rd. Usep Sukandar, S.E. (Udong), Sekjen Lempiknas Ir. Dida Djuanda, Ketua BBC G12, jajaran pengurus serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua Umum KORMI Jawa Barat, Denda Alamsyah, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas keikutsertaan dua pegiat olahraga lempar pisau dari Indonesia dalam kejuaraan dunia tersebut.

Menurutnya, keikutsertaan Indonesia dalam ajang internasional tersebut menjadi salah satu langkah penting bagi perkembangan olahraga lempar pisau di Tanah Air.

“Ini merupakan terobosan untuk perkembangan olahraga lempar pisau di Indonesia,” ujar Denda.

Sementara itu, Ketua Harian Lempiknas Pusat, Denny, menjelaskan bahwa undangan untuk mengikuti kejuaraan dunia tersebut berawal dari ketertarikan pengurus ISKTA terhadap perkembangan olahraga lempar pisau di Indonesia.

“Pengurus ISKTA tertarik dengan perkembangan olahraga lempar pisau di Indonesia yang cukup pesat dan sudah memiliki organisasi resmi, yaitu Lempiknas yang bernaung di bawah KORMI Nasional,” kata Denny.

Denny menambahkan, Lempiknas juga telah melakukan komunikasi dan korespondensi dengan sejumlah federasi olahraga lempar pisau yang menjadi peserta kejuaraan dunia tersebut. Komunikasi itu dilakukan sebagai bagian dari upaya mempersiapkan penyelenggaraan kejuaraan lempar pisau pada ajang Olimpiade Musim Panas mendatang di salah satu negara di Eropa.

Perjalanan Panjang 16 Tahun

Pada kesempatan yang sama, Elen Ramlan, pendiri D’Lempis sekaligus Dewan Penasehat Porlempika dan Dewan Pakar Lempiknas yang juga menjadi salah satu peserta kejuaraan, menyebut keberangkatan ke Rusia sebagai bagian penting dari perjalanan panjang olahraga lempar pisau di Indonesia.

“Saya menyebutnya ini perjalanan spiritual dalam sejarah lempar pisau dan kapak di Indonesia,” ujar Elen.

Ia mengatakan, terdapat tiga hal yang menjadi bagian penting dalam perjalanan tersebut. Pertama, perjuangan selama 16 tahun yang tidak terputus untuk mengembangkan olahraga lempar pisau. Kedua, doa dan keyakinan yang terus dipanjatkan selama perjalanan tersebut. Ketiga, upaya D’Lempis dalam mengembangkan aktivitas olahraga lempar pisau di tengah masyarakat Indonesia sekaligus memperkenalkannya kepada publik internasional.

Elen mengatakan, keberangkatan ke Rusia membawa dua misi utama.

“Pertama, memperlihatkan aktualisasi olahraga lempar pisau di Indonesia. Kedua, melakukan komunikasi terkait kerja sama dan kolaborasi ke depan bagi Porlempika menuju anggota KONI, sekaligus melaksanakan arahan Ketua Umum Lempiknas Ir. Deni Rinaldi untuk memperluas networking dengan dunia internasional mengenai olahraga lempar pisau,” jelasnya.

lempar pisau
Ketua Umum KORMI Jabar Denda Alamsyah, Ketua Harian Lempiknas Pusat R.A. Zein Wargadibrata (Denny), dan Wakil Indonesia di Kejuaraan Dunia Lempar Pisau (ISKTA) di Ulan-Ude Rusia, Elen Ramlan dan Asep Tedi Respaty (Sumber: Porlempika)

Menurut Elen, perjalanan menuju Rusia yang menempuh jarak puluhan ribu kilometer bukanlah sesuatu yang mudah. Namun, ia menilai keberangkatan tersebut menjadi bagian dari catatan sejarah bagi para pegiat olahraga lempar pisau di Indonesia.

“Olahraga itu mempersatukan, bukan memisahkan. Perjalanan puluhan ribu kilometer ini tidak mudah, tapi momen ini adalah torehan sejarah bagi para pelempar pisau di Indonesia dan atas izin dari Yang Maha Kuasa. Bismillah,” pungkas Elen.

Harapan Memperkuat Olahraga Lempar Pisau Indonesia

Sementara itu, Ir. Asep Tedi Respaty yang menjabat Ketua I Bidang Pembinaan dan Organisasi Lempiknas sekaligus Ketua Porlempika Jawa Barat dan peserta kejuaraan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan.

“Terima kasih atas support dan dukungan, baik moril maupun materil, dari semua pihak kepada kami,” ujar Asep.

Ia mengaku terharu karena perjuangan yang selama ini dilakukan untuk mengembangkan olahraga lempar pisau mendapat apresiasi dari berbagai pihak.

Asep juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua KORMI Jawa Barat Denda, perwakilan KONI Jawa Barat, Ketua Umum dan Ketua Harian Lempiknas beserta jajaran pengurus pusat, Ketua BBC G12, sesepuh BBC, sesepuh BBC Lempar Pisau, D’Lempis, Porlempika serta seluruh pihak yang memberikan dukungan kepada mereka.

“Semoga langkah ini bisa semakin menguatkan olahraga lempar pisau dan kapak menjadi olahraga rekreasi, olahraga edukasi, dan olahraga prestasi di negeri tercinta Indonesia,” pungkas Asep.

Sejarah Perkembangan Lempar Pisau di Indonesia

Lempiknas merupakan organisasi yang menaungi, membina, dan mengembangkan olahraga lempar pisau dan kapak di Indonesia. Organisasi tersebut berawal dari inisiasi Buah Batu Corps (BBC) melalui BBC Lempar Pisau pada Juni 2021.

Lempiknas kemudian memiliki legalitas di bawah naungan KORMI pada 2023 dengan SK KORMINAS Nomor 034/SK/KORMINAS/II/2023.

Sementara itu, D’lempar Pisau Indonesia (D’Lempis) menjadi cikal bakal perkembangan organisasi olahraga lempar pisau dan kapak di Indonesia. D’Lempis berdiri pada 24 Maret 2010 dan kemudian melahirkan Porlempika pada 24 September 2017, dengan tujuan menjadi induk olahraga lempar pisau di bawah naungan KONI.

Keikutsertaan dua wakil Indonesia dalam World Cup Sport Knife Throwing Russia di Ulan-Ude menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring olahraga lempar pisau Indonesia ke tingkat internasional sekaligus membuka peluang kerja sama dengan organisasi olahraga lempar pisau dari berbagai negara.

Jurnalis: Lies Kurniaty
Editor: Asep Ruslan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *