KONI Majalengka Fokus PORPROV XV Jabar 2026, Siapkan 32 Cabang Olahraga

SINARPAGINEWS.COM, MAJALENGKA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Majalengka memprioritaskan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XV Jawa Barat yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.

Ketua KONI Kabupaten Majalengka, Lala Sunara, S.T., S.H., M.Kn., menempatkan persiapan menghadapi ajang olahraga tingkat provinsi tersebut sebagai salah satu fokus utama kepengurusan saat ini.

“Program yang terdekat saat ini adalah bagaimana Ketua KONI beserta kepengurusannya fokus kepada pelaksanaan PORPROV ke-15 bulan November mendatang,” ujarnya.

Persiapan kontingen mencakup kesiapan cabang olahraga, pembinaan atlet, hingga pemenuhan kebutuhan selama pertandingan. KONI Majalengka berharap para atlet dapat tampil optimal dan memberikan hasil terbaik bagi daerah.

KONI Majalengka Siapkan 32 Cabang Olahraga

Menjelang PORPROV XV Jawa Barat 2026, KONI Majalengka menyiapkan 32 cabang olahraga untuk memperkuat kontingen daerah. Persiapan setiap cabang diharapkan dapat mendukung peningkatan prestasi Kabupaten Majalengka dalam kompetisi tersebut.

Hasil pada PORPROV sebelumnya menjadi salah satu bahan evaluasi bagi kepengurusan. Kabupaten Majalengka disebut berada di posisi ketiga dari bawah dengan raihan tujuh medali.

Capaian tersebut menjadi tantangan untuk memperbaiki hasil pada penyelenggaraan mendatang. KONI Majalengka tidak hanya berharap dapat mempertahankan prestasi yang sudah diraih, tetapi juga meningkatkan jumlah medali.

Sejumlah cabang olahraga yang memiliki potensi menyumbangkan medali di antaranya jujitsu, menembak, gantole, dan berkuda. Potensi tersebut diharapkan dapat dikembangkan melalui persiapan serta pembinaan yang terarah.

Kebutuhan Atlet Menjadi Perhatian

Selain mempersiapkan kemampuan teknis, KONI Majalengka turut memperhatikan kebutuhan atlet selama mengikuti pertandingan. Penginapan dan konsumsi menjadi bagian dari dukungan yang diperlukan agar atlet dapat berkonsentrasi menghadapi kompetisi.

Koordinasi dengan pengurus cabang olahraga diperlukan untuk mengidentifikasi kebutuhan kontingen. Dengan persiapan yang baik, para atlet diharapkan dapat menjalani pertandingan secara optimal.

Kesiapan atlet tidak hanya ditentukan oleh kemampuan bertanding, tetapi juga dukungan selama mengikuti kegiatan. Karena itu, komunikasi antara KONI dan pengurus cabang olahraga menjadi bagian penting agar kebutuhan masing-masing cabang dapat dipersiapkan sesuai kondisi yang diperlukan.

KONI Buka Akses bagi Calon Atlet

KONI Majalengka juga memberikan perhatian terhadap pengembangan calon atlet dari masyarakat. Warga yang ingin anak-anaknya mengikuti kegiatan olahraga dapat meminta arahan untuk memilih cabang olahraga sesuai minat mereka.

Ketua KONI Majalengka, Lala Sunara, menyampaikan bahwa KONI mengakomodasi dan memfasilitasi calon atlet sebelum mengarahkan mereka kepada pengurus cabang olahraga masing-masing.

“Kami mengakomodasi dan memfasilitasi calon-calon atlet yang ingin bergabung. Setelah itu, mereka diarahkan kepada pengurus cabang olahraga masing-masing,” katanya.

Beberapa cabang olahraga yang menjadi pilihan masyarakat antara lain renang, bela diri, panahan, dan menembak. Setelah mendapatkan arahan, calon atlet dapat berkoordinasi dengan pengurus cabang olahraga untuk mengetahui proses pembinaan lebih lanjut.

Upaya ini diharapkan membuka kesempatan bagi generasi muda untuk mengembangkan minat dan bakat di bidang olahraga. Pembinaan sejak dini juga menjadi salah satu langkah untuk membangun potensi atlet daerah secara berkelanjutan.

Pertahankan Atlet Berprestasi agar Tetap Membela Daerah

Mempertahankan atlet berprestasi agar tetap membela Kabupaten Majalengka menjadi perhatian dalam pembinaan olahraga daerah.

Potensi olahraga Majalengka dinilai tidak hanya terdapat pada cabang yang populer di masyarakat, seperti bola voli dan sepak bola. Cabang olahraga lainnya juga memiliki peluang untuk berkembang dan menyumbangkan prestasi.

Oleh karena itu, pembinaan dan dukungan terhadap atlet perlu terus diperhatikan. Atlet yang memiliki potensi diharapkan mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan kemampuan sekaligus berkompetisi dengan membawa nama Kabupaten Majalengka.

Koordinasi antara KONI dan pengurus cabang olahraga juga diperlukan untuk mendukung keberlanjutan pembinaan. Dengan pembinaan yang berkesinambungan, potensi atlet daerah diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi terhadap prestasi olahraga Majalengka.

Perkuat Pembinaan Menjelang PORPROV 2026

Persiapan menghadapi PORPROV XV Jawa Barat 2026 menjadi momentum bagi KONI Majalengka untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat pembinaan olahraga. Fokus kepengurusan mencakup peningkatan prestasi, pengembangan calon atlet, serta upaya mempertahankan atlet berprestasi.

Melalui koordinasi dengan 32 cabang olahraga yang dipersiapkan, KONI Majalengka diharapkan mampu membangun kontingen yang kompetitif. Dukungan terhadap kebutuhan atlet dan pembinaan berkelanjutan menjadi bagian penting dalam mencapai target prestasi.

KONI Majalengka berharap seluruh persiapan dapat meningkatkan daya saing atlet daerah dan menghasilkan capaian yang lebih baik pada PORPROV XV Jawa Barat 2026.(Yudhistira)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *