SINARPAGINEWS.COM, TEGAL – Perpustakaan Pusat Universitas Pancasakti (UPS) Tegal berkolaborasi dengan Fakultas Kedokteran (FK) dan Forum Literasi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) menggelar kegiatan bedah buku bertajuk “JAMU: Warisan Budaya, Inovasi Sains, dan Kemandirian Kesehatan Bangsa”, Rabu (14/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Perpustakaan Pusat UPS Tegal mulai pukul 13.00 WIB tersebut menghadirkan para penulis buku, Ergia Andang S dan Dr. Agus Wibowo. Sementara itu, dr. Khosiatun Azmi, M.M.R., hadir sebagai pembedah utama yang mengulas jamu dari perspektif medis dan kesehatan.
Kepala Perpustakaan UPS Tegal, Nani Hestuti, S.I.Pust., mengatakan bedah buku tidak sekadar membahas isi bacaan, tetapi juga menjadi ruang diskusi, pertukaran gagasan, dan perluasan wawasan.
Menurutnya, kegiatan literasi semacam ini penting untuk mendorong budaya membaca sekaligus memperkaya pengetahuan sivitas akademika dan masyarakat.
Buku tersebut mengangkat jamu sebagai warisan budaya leluhur yang memiliki potensi untuk dikembangkan melalui inovasi sains. Dengan demikian, jamu tidak hanya dilestarikan sebagai tradisi, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya mewujudkan kemandirian kesehatan bangsa.
“Leluhur kita mewariskan jamu dengan tangan. Mereka menjaga pengetahuannya dengan cerita. Tugas kita adalah menjaga warisan itu dengan ilmu. Karena warisan tidak cukup hanya dikenang,” demikian kutipan filosofis yang menjadi semangat dalam buku tersebut.
Melalui kegiatan ini, UPS Tegal yang telah terakreditasi Unggul menegaskan komitmennya dalam mendukung program Diktisaintek Berdampak serta pelestarian Wisata Kesehatan Jamu Kalibakung.
Kegiatan bedah buku ini juga menjadi sarana untuk memperkuat sinergi literasi lintas fakultas sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pelestarian jamu dan pengembangan kesehatan tradisional berbasis sains.(Hid/hms)






