SINARPAGINEWS.COM, INDRAMAYU – Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus mendorong kemudahan akses lapangan pekerjaan bagi masyarakat melalui digitalisasi layanan ketenagakerjaan.
Salah satunya melalui aplikasi Nyari Gawe, yang kini mulai disosialisasikan hingga ke kawasan industri di daerah.
Sosialisasi tersebut dilakukan saat gelaran Bursa Kerja Online yang dipusatkan di Kawasan Peruntukan Industri (KPI) Losarang, Kabupaten Indramayu, Jumat, 16 Oktober 2026.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM, didampingi Bupati Indramayu Lucky Hakim. Keduanya hadir di area PT Food Packaging Jaya.
Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim menilai kehadiran kawasan industri baru di Losarang menjadi momentum penting untuk mendongkrak ekonomi lokal.
Menurutnya, kawasan industri seluas 14 hektare tersebut tidak hanya akan menyerap tenaga kerja asal Indramayu, tapi juga membuka peluang bagi warga dari wilayah lain di Jawa Barat.
“Kawasan industri ini kita harapkan tidak hanya menyerap pekerja dari Indramayu saja, tapi juga daerah sekitar. Tujuannya agar kehadiran industri benar-benar memberi dampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat,” kata Lucky.
Ia menambahkan, efek domino dari kawasan industri juga akan terasa pada sektor usaha mikro. Mulai dari warung makan, rumah makan, usaha kos-kosan, hingga jasa laundry diprediksi akan tumbuh seiring banyaknya pekerja yang datang.
Untuk memastikan proses rekrutmen berjalan transparan dan adil, Lucky menyebut aplikasi Nyari Gawe menjadi solusi. Sistem dalam aplikasi menggunakan skoring berbasis kompetensi, sehingga warga yang memiliki keahlian sesuai dan berdomisili dekat dengan perusahaan akan memiliki nilai tambah.
Sementara itu, aplikasi Nyari Gawe sendiri dirancang untuk mempermudah pencari kerja menemukan lowongan sesuai skill dan domisili.
Calon pelamar cukup melengkapi data diri mulai dari biodata, pendidikan terakhir, pengalaman kerja, hingga sertifikat keahlian agar sistem dapat mencocokkan dengan kebutuhan perusahaan.
Fitur yang ditawarkan cukup lengkap, mulai dari rekomendasi lowongan berbasis AI, apply lamaran secara online, tracking status lamaran secara real-time, hingga fasilitas psikotes dan skill test secara daring.
Tak hanya itu, aplikasi ini juga memiliki kanal aduan bagi masyarakat yang menemukan indikasi pungli maupun praktik calo tenaga kerja.
Aplikasi Nyari Gawe sudah bisa diunduh gratis di Google Play Store untuk pengguna Android dan App Store untuk pengguna iPhone.
Pemprov Jabar berharap dengan tagline “Neang Gawe Moal Hese di Nyari Gawe”, masyarakat semakin melek teknologi dan tidak lagi kesulitan mendapatkan informasi lowongan kerja resmi dan terpercaya.
Dengan keterbukaan informasi dan tumbuhnya kawasan industri baru, Pemkab Indramayu optimistis angka pengangguran bisa ditekan dan kesejahteraan warga meningkat.






