Bupati Kobar Hj. Nurhidayah, Ajak Mencegah Karhutla

SINARPAGINEWS.COM KALTENG – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) bersama Panitia Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) dan pengurus Masjid Agung Riyadlush Shalihin, menggelar Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 H / 2026 M di Masjid Agung Riyadlush Shalihin, Pangkalan Bun, Minggu (20/9) malam.

Acara ini menghadirkan penceramah KH. Fakhruddin Nur (Guru Tungkal Jambi) serta dihadiri oleh jajaran Forkopimda, pejabat di lingkungan Pemkab Kobar, tokoh agama, dan masyarakat umum.

Dalam sambutannya, Bupati Kotawaringin Barat Hj. Nurhidayah menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam seluruh sendi kehidupan, termasuk dalam menjaga kelestarian alam.

Rasulullah SAW diutus ke muka bumi sebagai rahmatan lil ‘alamin. Ajaran Islam tidak hanya mengatur hubungan kita dengan Sang Pencipta dan antarmanusia, tetapi juga mengajarkan bagaimana kita menjaga alam tempat kita tinggal,” ujar Hj. Nurhidayah.

Bupati menekankan pentingnya menjaga alam daerah Kobar yang kaya akan hutan dan lahan gambut, terutama dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) saat musim kemarau. Menurutnya, upaya pencegahan Karhutla merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus ibadah.

Pencegahan Karhutla bukan hanya tugas TNI, Polri, BPBD, atau pemerintah semata. Mencegah Karhutla adalah bentuk kepedulian sosial dan ibadah kita dalam menjaga bumi Allah,” tegas Bupati Kobar.

Ia mengimbau masyarakat untuk saling mengingatkan, meningkatkan kewaspadaan lingkungan, serta segera melaporkan jika melihat titik api kepada petugas. Menjaga daerah dari bencana asap Karhutla hendaknya diniatkan sebagai bagian dari amal soleh dan wujud rasa syukur atas karunia-Nya.

Pemerintah Kabupaten Kobar juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pengurus Masjid Agung Riyadlush Shalihin dan panitia penyelenggara atas terselenggaranya acara tersebut.

Peringatan maulid diakhiri dengan doa bersama agar Kabupaten Kotawaringin Barat senantiasa dihindarkan dari berbagai bencana dan menjadi daerah yang aman, tenteram, serta makmur. (Gusti/Kobar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *