Dinkes Kobar Perkuat Layanan Kesehatan bagi Masyarakat, Relawan, dan Petugas Pemadam Kebakaran

SINARPAGINEWS.COM, KOBAR  – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat, relawan, dan petugas pemadam kebakaran di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui Posko Kesehatan Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Rabu (23/9/26).

Pelayanan kesehatan tersebut dilaksanakan oleh tim kesehatan Puskesmas Natai Palingkau bersama Dinkes Kobar. Pemeriksaan menyasar relawan, petugas pemadam kebakaran, serta masyarakat sekitar yang terdampak kondisi Karhutla.

Perhatian khusus diberikan kepada kelompok rentan, seperti lanjut usia (lansia), anak-anak, dan ibu hamil. Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah preventif sekaligus untuk memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terpantau selama berada di wilayah terdampak Karhutla.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kobar, Muhammad Yunani, mengatakan kehadiran tim kesehatan di posko merupakan bagian dari upaya memastikan masyarakat dan petugas yang terlibat dalam penanganan Karhutla tetap mendapatkan akses pelayanan kesehatan.

“Kami ingin memastikan masyarakat, relawan, maupun petugas pemadam yang berada di lapangan tetap mendapatkan akses pelayanan kesehatan. Kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan ibu hamil menjadi perhatian khusus karena membutuhkan pemantauan kesehatan yang lebih optimal,” ujar Yunani.

Ia menambahkan, pelayanan kesehatan di Posko Kelurahan Baru juga menjadi bagian dari kesiapsiagaan tenaga kesehatan dalam merespons kondisi yang terjadi di lapangan.

“Kami terus berkoordinasi dengan Puskesmas dan tim terkait untuk memantau kondisi kesehatan masyarakat. Jika ditemukan keluhan atau kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, akan segera ditindaklanjuti sesuai kebutuhan,” tambahnya.

Dinkes Kobar berkomitmen terus memperkuat pelayanan kesehatan di wilayah terdampak Karhutla. Sinergi antara Dinkes, Puskesmas, relawan, petugas pemadam kebakaran, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan serta mendukung penanganan Karhutla. (Gusti/Kobar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *