SINARPAGINEWS.COM, INDRAMAYU – Kondisi belasan siswa SMKN 1 Pariwisata Anjatan yang dirawat akibat dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di RS Sentot Patrol terus menunjukkan perkembangan membaik.
Sebelumnya, pada Kamis (22/10/26), sebanyak 12 siswa telah dipulangkan. Pada Jumat (23/10/2026) hari ini, 3 siswa kembali dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang.
Plt. Camat Anjatan, Deddy Irawan mengatakan, dari total 17 siswa yang sempat dirawat di RS Sentot Patrol, sebelumnya tersisa 5 siswa yang masih harus menjalani perawatan intensif. Dengan kepulangan 3 siswa hari ini, maka tersisa 2 siswa lagi yang masih dalam perawatan.
“Iya berarti 12 siswa kemarin tuh pulang, yang 5 masih dirawat inap. Hari ini yang tiga itu sudah bisa pulang, tinggal dua siswa lagi dan mudah-mudahan besok bisa keluar,” ujar Deddy Irawan, Plt. Camat Anjatan, saat dihubungi awak media. Jumat (23/10/2026).
Deddy menyebut, keluhan yang dialami para siswa dominan terkait gangguan pencernaan seperti mual, muntah, dan diduga memiliki riwayat penyakit maag sebelumnya.
Ia terpantau terus melakukan monitoring langsung ke RS Sentot Patrol untuk memastikan kondisi para siswa.
“Sekarang masih ada 2 siswa lagi yang masih dirawat, otomatis kita melekan lagi mantau di RS,” terangnya.

Deddy menegaskan, Pihak Mitra MBG Dapur SPPG Vizzal Anjatan, Dian G. Neswana, juga turut memonitor langsung perkembangan siswa dan menegaskan bertanggung jawab penuh atas seluruh biaya perawatan.
“Semua perawatan dan segala macam semuanya ditanggung oleh SPPG,” tegas Deddy.
Bahkan pihak SPPG menyediakan 2 unit armada mobil pribadi untuk mengantarkan para siswa yang sudah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing, termasuk untuk 3 siswa hari ini.
“Kondisi 3 siswa yang diperbolehkan pulang hari ini dilaporkan sudah membaik dan stabil,” jelasnya.
Adapun identitas 3 siswa yang pulang hari ini adalah:
- Witri, alamat Desa Patrol, Kecamatan Patrol.
- Andin, alamat Desa Anjatan, Kecamatan Anjatan.
- Lola Agustin, alamat Desa Lempuyang, Kecamatan Anjatan.
Pihak Kecamatan Anjatan dan SPPG Vizzal memastikan masih siaga memantau kondisi 2 siswa yang tersisa hingga dinyatakan sembuh total.






