SINARPAGINEWS .COM, KARANGANYAR – Departemen Psikologi Pendidikan dan Bimbingan, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) pada Rabu, 23 Juli 2025, di Aula SMK Negeri 1 Karanganyar, Jawa Tengah. Kegiatan yang mengusung tema “Upaya Membangun Ketahanan Remaja terhadap Kekerasan Online melalui Literasi Digital” ini merupakan bagian dari skema pengabdian Guru Besar dan Dosen Struktural UNY.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi akademisi dalam menjawab tantangan sosial di era digital. Melalui pendekatan edukatif yang bersifat preventif dan solutif, tim dosen menghadirkan ruang belajar bersama yang bertujuan membekali para siswa dengan literasi digital serta ketahanan mental menghadapi kekerasan di dunia maya.
Acara dimulai pukul 08.30 WIB dan diikuti oleh 99 siswa kelas XI dari enam jurusan, yakni Bisnis Daring dan Pemasaran, Akuntansi Keuangan dan Lembaga, Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran, Tata Busana, Usaha Layanan Pariwisata, serta Desain Komunikasi Visual. Selain siswa, hadir pula 22 tenaga pendidik, termasuk Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, guru BK, guru mata pelajaran, dan wali kelas.
Kepala SMK Negeri 1 Karanganyar, Drs. Y. Sugeng Prihanto, M.Pd., membuka acara secara resmi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan kolaboratif ini sebagai bagian dari komitmen sekolah dalam membekali siswa menghadapi tantangan zaman, terutama di ranah digital.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Tim PKM UNY, Dr. Indriyana Rachmawati, M.Pd., yang juga memandu jalannya kegiatan. Sesi pemaparan materi dimulai oleh Sesya Dias Mumpuni, M.Pd., yang mengangkat tema kekerasan online di kalangan remaja. Ia mengajak siswa untuk mengenali bentuk dan tanda-tanda kekerasan digital serta bagaimana menyikapinya secara bijak.
Materi kedua disampaikan oleh Widya Juwita Sari, M.Pd., yang mengulas pentingnya literasi digital sebagai alat pertahanan diri. Ia menekankan perlunya keterampilan dalam memilih, menyaring, dan menanggapi informasi secara kritis dan bertanggung jawab.
Materi penutup dibawakan oleh Dr. Agus Tri Susilo, M.Pd., yang menginspirasi siswa dengan pembahasan tentang ketahanan pribadi (resiliensi). Ia mengajak siswa untuk menyadari kapasitas diri dalam menghadapi perubahan teknologi dan tekanan sosial.
Setelah sesi materi, para siswa diminta mengisi instrumen penelitian tentang resiliensi, sebagai bagian dari data pengembangan program berbasis bukti yang dipandu langsung oleh Dr. Indriyana Rachmawati.
Sebagai penutup, digelar sesi tanya jawab interaktif yang disambut antusias para peserta. Kegiatan ditutup dengan pembagian doorprize untuk siswa yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar.
Secara keseluruhan, kegiatan PKM ini berlangsung lancar dengan partisipasi aktif dari siswa dan tenaga pendidik. Program ini diharapkan menjadi langkah awal membangun kesadaran bersama akan pentingnya ketahanan digital dan kesehatan mental remaja, serta menjadi jembatan kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan sekolah menengah.(Hid/adv).






